Hattrick Messi di Piala Dunia 2026 dan Kilas Balik Rekor Unik dari Pele hingga Ronaldo

KALTENG.CO-Panggung Piala Dunia 2026 langsung memanas sejak laga perdana. Megabintang sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi, sukses mencuri perhatian dunia setelah mengemas hattrick fantastis di laga pembuka Grup J.
Pertandingan yang digelar di Kansas City pada Rabu (17/6/2026) tersebut berakhir dengan kemenangan mutlak Albiceleste 3-0 atas Aljazair.

Tiga gol dari kaki dan sentuhan magis Messi tidak sekadar mengamankan tiga poin penting bagi Argentina. Lebih dari itu, tambahan gol ini resmi membawa La Pulga sejajar dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di putaran final Piala Dunia dengan total 16 gol.
Mengapa Hattrick Lionel Messi Sangat Spesial?
Mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di turnamen sekelas Piala Dunia adalah perkara yang amat langka. Sebelum Messi mengguncang Kansas City di edisi 2026 ini, pemain terakhir yang mampu membukukan hattrick adalah Kylian Mbappe. Momen itu terjadi pada laga final dramatis Piala Dunia 2022 saat Prancis bersua Argentina.
Berdasarkan data resmi FIFA, sejak pertama kali kompetisi ini digulirkan pada tahun 1930, baru ada sekitar 50-an pemain yang mampu menorehkan hattrick. Dengan keberhasilan ini, Messi resmi masuk ke dalam kelompok elite para pencetak tiga gol dalam satu laga, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu seniman sepak bola terbesar sepanjang masa.
Menengok Rekor Hattrick Legendaris di Piala Dunia
Masuknya nama Lionel Messi ke dalam daftar eksklusif ini membuka kembali lembaran sejarah unik seputar hattrick di Piala Dunia. Berikut adalah beberapa catatan bersejarah yang belum tergoyahkan hingga saat ini:
1. Bert Patenaude: Sang Pionir yang Sempat Diperdebatkan
Gelar pencetak hattrick pertama dalam sejarah Piala Dunia dipegang oleh penyerang Amerika Serikat, Bert Patenaude. Ia membobol gawang Paraguay tiga kali saat AS menang 3-0 pada 17 Juli 1930.
Uniknya, rekor ini sempat memicu perdebatan selama puluhan tahun karena gol keduanya dianggap sebagai gol bunuh diri. Baru pada tahun 2006—setelah lewat investigasi mendalam—FIFA mengesahkan gol tersebut milik Patenaude.
2. Gabriel Batistuta: Penguasa Dua Edisi Berbeda
Pendahulu Messi di timnas Argentina, Gabriel Batistuta, memegang rekor yang sangat sulit ditiru. “Batigol” menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak hattrick di dua edisi Piala Dunia yang berbeda, yaitu saat melawan Yunani (Piala Dunia 1994) dan Jamaika (Piala Dunia 1998).
3. Rekor Usia: Pele vs Cristiano Ronaldo
Dua rival abadi dalam sejarah sepak bola juga punya catatan unik terkait batasan usia:
Pencetak Hattrick Termuda: Pele (Brasil) masih memegang rekor ini ketika memborong tiga gol ke gawang Prancis di semifinal Piala Dunia 1958 dalam usia 17 tahun 244 hari.
Pencetak Hattrick Tertua: Cristiano Ronaldo (Portugal) mencatatkan namanya di usia 33 tahun 112 hari saat tampil menggila melawan Spanyol di Piala Dunia 2018.
Catatan Hattrick Unik dan Paling Ikonik
Selain rekor usia dan jumlah edisi, ada beberapa nama yang menorehkan tinta emas lewat skenario yang tidak biasa:
Hattrick Tercepat Sejak Kick-off: Erich Probst (Austria) hanya membutuhkan waktu hingga menit ke-24 untuk menyelesaikan hattrick-nya saat menumbangkan Cekoslowakia 5-0 di Piala Dunia 1954.
Hattrick Tersingkat dari Bangku Cadangan: Laszlo Kiss (Hungaria) masuk sebagai pemain pengganti dan sukses mencetak tiga gol hanya dalam durasi 7 menit ketika Hungaria melumat El Salvador 10-1 pada edisi 1982.
Hattrick Menggunakan Kepala: Miroslav Klose (Jerman) melesakkan tiga gol unik yang semuanya lahir dari sundulan kepala saat menghadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2002.
Debut Starter Langsung Hattrick: Goncalo Ramos (Portugal) mengejutkan dunia dengan mencetak tiga gol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Swiss, tepat di laga pertamanya sebagai starter.
Fakta Luar Biasa: Rekor 5 Gol Oleg Salenko Hingga hari ini, rekor individu paling mencengangkan masih dipegang oleh Oleg Salenko dari Rusia. Ia menjadi satu-satunya pemain yang sanggup mencetak lima gol sekaligus dalam satu pertandingan Piala Dunia, yakni saat Rusia membantai Kamerun 6-1 pada 28 Juni 1994.
Sejarah di Laga Final: Panggung Hurst dan Mbappe
Jika mencetak hattrick di fase grup saja sudah sulit, melakukannya di partai final adalah hal yang hampir mustahil. Sepanjang sejarah, baru ada dua nama yang sanggup menaklukkan tekanan laga puncak:
Geoff Hurst (Inggris): Mencetak tiga gol ke gawang Jerman Barat pada final Piala Dunia 1966 untuk membawa Tiga Singa menjadi juara.
Kylian Mbappe (Prancis): Menyamai rekor Hurst di final Piala Dunia 2022 lewat performa individu luar biasa melawan Argentina, meski akhirnya Prancis harus kalah lewat drama adu penalti.
Rangkuman: Daftar Pemain Pemegang Rekor Hattrick Ikonik Piala Dunia
Untuk memudahkan Anda melihat para legenda yang sejajar dengan pencapaian terbaru Lionel Messi, berikut adalah tabel rangkuman para pemilik hattrick paling bersejarah di Piala Dunia:
Kini, dengan mululnya langkah Argentina di Piala Dunia 2026 berkat performa impresif Messi, para pecinta sepak bola tentu menanti keajaiban dan rekor-rekor baru apa lagi yang akan dipecahkan oleh sang maestro di tanah Amerika Utara. (*/tur)



