Listrik Kalteng Sering Padam! Politisi PDIP Desak PLN Stop Beri Alasan Tidak Logis

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, meminta PT PLN meningkatkan komunikasi kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Menurutnya, minimnya informasi membuat masyarakat, khususnya pelaku usaha, mengalami kerugian.
Bambang mengatakan, jadwal pemadaman seharusnya diumumkan jauh hari agar masyarakat dapat melakukan antisipasi, terutama bagi pelaku UMKM dan usaha rumah tangga yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
“Yang menjadi perhatian kita adalah pemadaman listrik yang terjadi secara bergantian. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya edaran atau jadwal pemadaman, sehingga pelaku usaha rumah tangga, UMKM, mengalami kerugian akibat listrik padam,” ujarnya, Senin(29/6/2025).
Ia menilai, PLN perlu menyampaikan informasi secara lebih terbuka apabila memang terdapat pekerjaan pemeliharaan maupun kendala teknis yang mengharuskan dilakukan pemadaman.
“Kalau memang pemadaman itu sudah dijadwalkan, seharusnya diberitahukan sejak jauh-jauh hari. Jangan sampai dampaknya merugikan pelaku usaha, baik peternak, usaha kuliner maupun usaha lainnya,” katanya.
Bambang juga mempertanyakan anggapan yang mengaitkan pemadaman listrik di Kalimantan Tengah dengan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Pulau Jawa. Menurutnya, kondisi tersebut tidak memiliki keterkaitan secara logis.
“Secara logika itu tidak masuk akal. Kita punya suplai sendiri, punya mesin sendiri, sumber daya sendiri. Apa hubungannya dengan sana? Yang paling terdampak justru pelaku usaha,” tegasnya.
Ia meminta PLN segera menyelesaikan persoalan tersebut dan tidak memberikan alasan yang dinilai tidak realistis kepada masyarakat.
“Kalau memang ada kendala, sampaikan secara terbuka. Yang terpenting, jangan sampai masyarakat dirugikan, karena listrik merupakan kebutuhan dasar yang dibayar oleh masyarakat dan harus diimbangi dengan pelayanan yang baik,” pungkasnya. (bam)



