DPRD Kalteng Dorong Percepatan Infrastruktur Hingga Pelosok, Maryani Sabran: Jalan Berkualitas Buka Akses Ekonomi Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komitmen pemerintah pusat menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional mendapat perhatian berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, pembangunan jalan dinilai menjadi fondasi penting dalam menekan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Di tengah upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan melalui berbagai program strategis nasional, daerah dengan karakteristik geografis yang luas seperti Kalimantan Tengah masih membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Akses jalan yang memadai dinilai menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Maryani Sabran, menilai pembangunan infrastruktur harus tetap menjadi prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah melalui kelancaran distribusi barang dan jasa.
”Jalan merupakan urat nadi pembangunan. Ketika konektivitas antarwilayah semakin baik, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan ikut bergerak. Petani lebih mudah membawa hasil panen, pelaku UMKM lebih mudah memasarkan produknya, dan masyarakat juga memperoleh akses yang lebih baik terhadap berbagai layanan pemerintah,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Maryani mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografis yang beragam. Karena itu, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus di kawasan perkotaan, tetapi juga harus menjangkau desa-desa dan wilayah pedalaman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
”Kami berharap pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah. Dengan kondisi wilayah yang luas, tentu diperlukan dukungan yang berkelanjutan agar konektivitas antardaerah semakin baik dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menetapkan prioritas pembangunan, terutama untuk ruas jalan yang menjadi penghubung kawasan pertanian, perkebunan, perikanan, sentra UMKM, maupun daerah yang memiliki potensi investasi.
Menurut Maryani, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran akan memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari terciptanya efisiensi biaya distribusi, meningkatnya aktivitas perdagangan, hingga terbukanya peluang investasi dan lapangan kerja baru.
Sebagai wakil rakyat yang membidangi infrastruktur, Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, lanjut Maryani, akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program pembangunan benar-benar dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang optimal.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah terus bergerak maju. Harapan kami, tidak ada lagi daerah yang tertinggal karena keterbatasan akses. Infrastruktur yang baik bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan pada akhirnya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (pra)



