Panen Raya 25.817 Hektare di Kapuas, Gubernur Kalteng Dorong Bulog dan Bank Kalteng Perkuat Dukungan untuk Petani

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Panen raya padi seluas 25.817 hektare di Kabupaten Kapuas menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan percepatan swasembada pangan. Pada momentum tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, meminta Perum Bulog dan Bank Kalteng mengambil peran lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Hal itu disampaikan Agustiar Sabran saat menghadiri Panen Raya Padi yang dipusatkan di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu (9/7). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta unsur Forkopimda.
Gubernur Minta Bulog Serap Gabah dan Bank Kalteng Permudah Modal Petani
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Bulog harus hadir secara maksimal untuk menyerap gabah hasil panen petani sehingga harga tetap stabil dan pendapatan petani meningkat.
Selain itu, ia juga meminta Bank Kalteng memperluas akses pembiayaan bagi petani agar tidak lagi bergantung kepada rentenir dalam memenuhi kebutuhan modal usaha.”Bulog harus hadir menyerap gabah petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Bank Kalteng juga harus turun membantu permodalan petani. Jangan sampai petani terjerat rentenir. Kalau tidak bisa hadir, saya minta dievaluasi,” tegas Agustiar Sabran.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan diminta mendampingi petani mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen.
Kapuas Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Kalimantan Tengah
Sementara itu, Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno menjelaskan bahwa panen raya tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang percepatan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian.
Panen raya kali ini meliputi lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yaitu:
- Kecamatan Bataguh
- Kecamatan Kapuas Kuala
- Kecamatan Tamban Catur
- Kecamatan Kapuas Timur
Keempat wilayah tersebut merupakan sentra produksi padi utama di Kabupaten Kapuas yang mencakup sekitar 57,3 persen dari total luas lahan baku sawah dan menyumbang 67,12 persen produksi padi daerah.
Menurut Wiyatno, Kabupaten Kapuas saat ini berkontribusi sekitar 45 persen terhadap total produksi padi di Kalimantan Tengah. Dengan luas lahan baku sawah mencapai 45.012 hektare, Kapuas optimistis mampu terus memperkuat perannya sebagai lumbung pangan daerah maupun nasional.
Ratusan Alsintan Disalurkan untuk Tingkatkan Produktivitas
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI.
Bantuan tahun 2026 yang diterima petani meliputi:
- 57 unit rotavator
- 488 unit hand traktor
- 95 unit pompa air
- 213 unit hand sprayer
Selain itu, Brigade Pangan di Desa Terusan Mulya, Terusan Karya, Terusan Makmur, dan Terusan Baguntan Raya juga menerima bantuan berupa tujuh unit rotavator, tujuh unit traktor roda dua, 11 unit pompa air, serta 40 unit sprayer elektrik untuk mendukung pengelolaan lahan seluas sekitar 3.816 hektare.
Harga Gabah Petani Lebih Tinggi dari HPP
Bupati Wiyatno mengungkapkan, harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani saat ini berada pada kisaran Rp7.000 hingga Rp7.300 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi petani sekaligus menunjukkan meningkatnya nilai ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Kapuas.”Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, seluruh potensi lahan yang kita miliki dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin Kapuas semakin dikenal sebagai lumbung pangan, bukan hanya di Kalimantan Tengah, tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Wiyatno.
TNI dan Polri Siap Dukung Ketahanan Pangan
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengapresiasi konsep pembangunan pertanian yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kapuas karena sejalan dengan program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengingatkan agar lahan sawah yang telah dikembangkan tidak dialihfungsikan sehingga tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang.”Sawah ini harus dipertahankan dan diwariskan kepada anak cucu. TNI siap mendukung agar ketahanan pangan semakin kuat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan yang menilai sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal utama dalam meningkatkan produksi padi sekaligus kesejahteraan petani.”Saya yakin produksi padi Kapuas mampu memenuhi kebutuhan Kalimantan Tengah dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani,” pungkasnya. (rof)



