Panen Raya di Kapuas, Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Peran Kalteng sebagai Lumbung Pangan Nasional

KAPUAS, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah mewujudkan daerah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dengan menghadiri panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7/2026). Kegiatan panen raya yang berlangsung di kawasan pertanian seluas 25.817 hektare itu menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran juga menyerahkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan yang diberikan meliputi tujuh unit traktor, tujuh unit rotavator, sebelas unit pompa air, serta empat puluh unit sprayer elektrik guna meningkatkan efektivitas dan produktivitas sektor pertanian.
Agustiar mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pangan. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menempatkan Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah masa depan Indonesia melalui pengembangan kawasan lumbung pangan nasional sekaligus pusat konservasi internasional.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan Kalimantan Tengah sebagai satu dari empat provinsi yang menjadi bagian dari Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional untuk periode 2025–2029, dengan luas pengembangan mencapai lebih dari 165,3 ribu hektare.
”Kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Tengah harus dijawab dengan kerja nyata. Karena itu, kita perlu memperkuat kolaborasi seluruh pihak agar daerah ini mampu menjadi penyangga ketahanan pangan nasional,” ujar Agustiar Sabran. Ia menambahkan, Kabupaten Kapuas memiliki peran penting dalam pengembangan kawasan pangan karena menjadi salah satu klaster utama produksi pertanian di Kalimantan Tengah. Potensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
Selain meningkatkan produksi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penyediaan alsintan. Kehadiran peralatan pertanian modern diharapkan mampu membantu petani mempercepat proses budidaya, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen. Agustiar berharap, bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
”Momentum panen raya ini menjadi pengingat bahwa sektor pertanian merupakan salah satu kekuatan utama Kalimantan Tengah. Dengan sinergi yang terus diperkuat, saya optimistis produktivitas pertanian akan meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” katanya. Melalui pengembangan kawasan pangan yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan Indonesia. (pra)



