BeritaHukum Dan Kriminal

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Kompleks Ponton

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya masih menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, RT 01, RT 02, dan RT 03, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Minggu (12/7/2026) siang. Musibah tersebut menghanguskan puluhan bangunan dan memaksa ratusan warga mengungsi.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, berdasarkan keterangan sementara para saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian plafon atau atap dapur sebuah rumah yang ditempati Zakiah. Mengetahui kobaran api mulai membesar, penghuni rumah langsung menyelamatkan anak-anaknya sambil meminta bantuan warga sekitar.

“Warga bersama Ketua RT sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain karena mayoritas rumah berbahan kayu dan berdempetan,” ujarnya.

Kondisi cuaca yang panas serta terbatasnya sumber air turut menjadi kendala saat proses pemadaman berlangsung. Akibatnya, api dengan cepat meluas hingga menghanguskan sebanyak 36 bangunan yang terdiri atas 33 unit rumah, satu klinik bersalin, satu gedung MTs Darul Ulum, serta satu barak dua pintu.

Selain menyebabkan kerusakan besar, peristiwa tersebut juga mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar ringan. Korban terdiri atas Ketua RT 01 H. Nawawi dan dua personel pemadam kebakaran yang mengalami cedera saat berjibaku memadamkan api. Hingga kini tidak ada laporan korban meninggal dunia.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.55 WIB setelah puluhan armada gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, AWC Sabhara Polda Kalteng, barisan pemadam kebakaran swadaya, serta para relawan diterjunkan ke lokasi.

Usai api berhasil dipadamkan, Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa meteran listrik, lilitan kabel yang terbakar, serta sampel abu untuk kepentingan penyelidikan penyebab kebakaran.

“Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya. Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pendataan terhadap para korban,” kata Iyudi.

Sementara itu, warga yang terdampak untuk sementara ditempatkan di posko darurat yang didirikan di halaman MTs Darul Ulum. Proses pendataan korban dan kerugian materiil masih terus dilakukan bersama pemerintah daerah, dengan estimasi kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. (oiq)

Related Articles

Back to top button