EKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB SUKAMARA

Bupati Sukamara Masduki Dorong Pejabat Baru Gunakan AI untuk Pangkas Prosedur Berbelit

SUKAMARA, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Sukamara resmi melakukan penyegaran birokrasi besar-besaran. Bupati Sukamara, Masduki, S.T., memimpin langsung Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026).

Dalam agenda sakral tersebut, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan ini dilakukan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku. Proses pengisian posisi baru ini didasarkan pada pertimbangan kompetensi, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi demi meningkatkan akselerasi pembangunan di bumi “Gawi Barinjam”.

Bukan Sekadar Seremonial, Pejabat Diminta Adaptif Gunakan AI

Dalam amanatnya, Bupati Masduki mengingatkan seluruh aparatur yang baru dilantik agar tidak menganggap jabatan baru ini sebagai formalitas belaka. Jabatan merupakan representasi kepercayaan pimpinan dan ekspektasi besar dari masyarakat.

“Pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh dedikasi, integritas, dan profesionalisme. Jabatan yang saudara-saudara emban adalah representasi kepercayaan pimpinan dan harapan masyarakat Kabupaten Sukamara untuk pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tegas Masduki.

Di era digital, Bupati juga meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bertindak lebih adaptif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Salah satu terobosannya, ASN dituntut mampu memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pemanfaatan AI ini ditujukan untuk membuka akses informasi publik serta menyederhanakan birokrasi dengan cara memangkas prosedur yang selama ini berbelit-belit.

Stop Pemborosan Anggaran: Coret Rapat dan Perjalanan Dinas Non-Mendesak

Menyikapi tantangan ekonomi global dan daerah, Bupati Sukamara secara khusus memberikan instruksi tegas terkait tata kelola keuangan. Di tengah situasi efisiensi anggaran yang saat ini tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia, pengelolaan anggaran harus dilakukan dengan cermat.

Masduki memerintahkan seluruh kepala instansi untuk menyetop segala bentuk pemborosan anggaran yang tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat bawah.

“Stop pemborosan anggaran dengan mengalihkan anggaran rapat atau perjalanan dinas yang tidak mendesak. Berfokuslah kepada output dengan memastikan setiap anggaran harus berdampak langsung pada rakyat Kabupaten Sukamara,” perintah Bupati Masduki tanpa kompromi.

Soroti Gaya Hidup ASN: Larang Flexing dan Wajib Bebas Politik

Selain performa kerja, sorotan tajam juga diarahkan pada perilaku sosial para abdi negara. Bupati mengimbau agar seluruh jajarannya menjaga integritas moral dan menjaga empati di tengah masyarakat, salah satunya dengan tidak memamerkan kekayaan.

Ia menginstruksikan para ASN untuk menjauhi gaya hidup mewah atau tindakan flexing, baik di dunia nyata maupun di platform media sosial, guna menghindari kecemburuan sosial. Lebih dari itu, ASN Sukamara diwajibkan untuk bekerja secara profesional, bebas dari intervensi politik praktis, serta membentengi diri dari praktik gratifikasi, suap, dan nepotisme.

Bupati menerangkan bahwa pelayanan publik yang ideal harus berjalan ramah, cepat, dan tanpa pamrih. Ia meminta respons cepat terhadap keluhan warga, baik yang masuk melalui saluran digital maupun lewat agenda turun ke lapangan secara berkala guna melihat kondisi riil masyarakat bawah.

Pengambilan Keputusan Harus Berdasarkan Data, Bukan Asumsi

Menutup arahannya, Bupati Sukamara mengingatkan bahwa semua tindakan, keijakan, dan keputusan yang diambil oleh para pejabat harus didasarkan pada fakta di lapangan, bukan sekadar asumsi. ASN diminta memahami aturan hukum terbaru agar tidak salah melangkah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).

Masduki memastikan bahwa dirinya akan memantau langsung kinerja dan kepatuhan administrasi seluruh pejabat yang dilantik hari ini. Ia pun mengucapkan selamat bertugas dan meminta para pejabat baru untuk segera melakukan penyesuaian diri di lingkungan kerja yang baru agar program kerja daerah berjalan tanpa penundaan. (luk)

Related Articles

Back to top button