Dongkrak Ekonomi Warga, Pemkab Seruyan dan PT Agrinas Palma Nusantara Gagas Kemitraan Sawit Berkelanjutan

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Seruyan terus bergerak aktif dalam membuka peluang investasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Terbaru, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melakukan audiensi strategis dengan jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara di Kantor Pusat perusahaan tersebut di Jakarta pada Kamis (9/7/2026).
Pertemuan penting ini diterima langsung oleh Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani. Fokus utama diskusi kedua belah pihak tertuju pada peluang kerja sama pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui skema kemitraan dengan masyarakat lokal di Kabupaten Seruyan.
Komitmen Pemkab Seruyan dalam Sektor Perkebunan
Dalam audiensi tersebut, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah. Salah satu strategi utamanya adalah melalui optimalisasi sektor perkebunan agar lebih produktif, hijau (berkelanjutan), dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga bumi Gawi Hatantiring.
“Kami menyambut baik ruang kolaborasi ini. Pemkab Seruyan siap bersinergi dengan PT Agrinas Palma Nusantara dalam menyusun pola kemitraan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat kelembagaan koperasi, serta mendukung penuh industri sawit yang berkelanjutan,” ujar Ahmad Selanorwanda.
Menariknya, dalam kesempatan yang sama, PT Agrinas Palma Nusantara berencana menjadikan Kabupaten Seruyan sebagai proyek percontohan (pilot sampling) di Provinsi Kalimantan Tengah untuk penerapan skema kemitraan berbasis masyarakat ini.
Solusi Pengelolaan Lahan Melalui Kemitraan Koperasi
Di sisi lain, Direktur Bisnis PT Agrinas Palma Nusantara memaparkan bahwa saat ini perusahaan mengemban mandat resmi dari pemerintah untuk mengelola sementara waktu kawasan kebun kelapa sawit yang berada di kawasan hutan. Lahan-lahan tersebut merupakan hasil penertiban oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang kini tengah menunggu proses penyelesaian penataan kawasan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat.
Selama proses pengelolaan sementara tersebut, pihak perusahaan menemukan fakta di lapangan bahwa banyak area lahan yang rupanya telah lama dikelola oleh masyarakat setempat.
Sebagai solusi konkret dan legal, PT Agrinas Palma Nusantara mendorong penerapan pola kemitraan berbasis koperasi. Langkah ini diambil agar:
Masyarakat tetap mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil bumi.
Pengelolaan lahan berjalan secara legal, profesional, dan sesuai standar industri.
Menghindari konflik lahan dan menjaga kelestarian lingkungan.
Dukungan Penuh untuk Program Kebun Plasma
Selain pola koperasi untuk lahan penertiban, PT Agrinas Palma Nusantara juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung pembangunan kebun plasma bagi masyarakat Seruyan, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah.
Nantinya, pola plasma yang dikembangkan akan dikelola menggunakan standar operasional perusahaan (SOP) yang ketat. Melalui pendampingan dari para tenaga profesional, diharapkan produktivitas kebun dapat terjaga di level tertinggi, sehingga keuntungan yang dihasilkan bisa dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh anggota koperasi.
Melalui audiensi ini, terciptanya sinergi segitiga antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, PT Agrinas Palma Nusantara, dan masyarakat diharapkan menjadi babak baru bagi tata kelola perkebunan yang lebih sehat. Langkah maju ini diyakini mampu mendongkrak produktivitas daerah sekaligus membawa dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Seruyan secara jangka panjang. (rof)



