Pembangunan Rice Milling Diharapkan Berdampak Positif Bagi Perekonomian Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Hj. Faridawaty Darland Atjeh, mendukung wacana (Pemprov untuk membangun unit Rice Milling (Penggilingan Padi, Red) modern pada tahun 2023, dimana wacana tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya peningkatan perekonomian.
“Informasinya Pemprov Kalteng akan membangun 2 unit Rice Milling Modern, sehingga pemrosesan gabah tidak lagi harus dikirim keluar daerah, tetapi bisa dilakukan diwilayah setempat. Hal ini tentunya memberikan angin segar sekaligus berdampak positif bagi masyarakat, terutama dari aspek peningkatan perekonomian,” ucap Faridawaty, saat dikonfirmasi Kalteng.co via Whatsapp, Minggu (2//2023).
Wakil rakyat dari Dapil I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan bahwa lokasi rencana pembangunan unit Rice Milling Modern tersebut yakni di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau yang masuk dalam kawasan Food Estate dan Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Informasinya pembangunan unit Rice Milling Modern tersebut dicanangkan di 2 Desa yakni Desa Pantik dan Desa Lempuyang. Tentunya keberadaan Rice Milling Modern ini selain berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, juga mampu meningkatan hasil pertanian mengingat mesin tersebut mampu menghasilkan 3 ton perjam dan penampung gabah berkapasitas 1000 ton,” ujarnya.
Kendati demikian, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga berharap agar wacana pembangunan Rice Milling Modern tersebut bisa secepatnya di realisasikan, guna mendukung ketahanan pangan Kalteng sekaligus mendukung wacana menjadi daerah penyangga pangan Ibukota Nusantara (IKN).
“Provinsi Kalteng telah di canangkan untuk menjadi daerah penyangga IKN khususnya dalam aspek ketahanan pangan. Sehingga wacana pembangunan Rice Milling Modern tersebut tidak hanya akan berdampak positif bagi Kalteng tetapi secara luas terutama bagi IKN,” tutupnya.(ina)




