
Italia Cukup Di Unggulkan Pada Laga Ini
Dan dari 13 pertemuan terakhir Italia vs Austria sejak 1960, Italia tak terkalahkan. Menang 10 kali dan imbang 3 kali. Tapi menghadapi Austria, Minggu dini hari WIB, akan jadi penampilan perdana Nicolo Barella dkk di luar Roma selama Euro 2020.

Sementara itu, kemenangan 1-0 atas Ukraina (W2, L1) membuat Austria asuhan Franco Foda melaju ke babak sistem gugur Piala Eropa untuk pertama kalinya dalam tiga penampilan.
Terakhir kali mereka memasuki fase ini dari turnamen besar mana pun adalah Piala Dunia 1954 di mana mereka secara mengejutkan mencapai semi-final.
Masalahnya, Austria belum pernah mengalahkan negara peringkat 20 besar di Euro (D1, L3) – 75 persen gagal mencetak gol. Namun ada fakta menarik yang patut di perhatikan, bahwa setengah (tujuh) dari 14 pertandingan babak sistem gugur Italia di Piala Eropa berakhir imbang dalam 90 menit.
Dari 7 laga itu, setelah babak perpanjangan waktu hingga penalti, Italia mencatat 4 kali menang dan 3 kali kalah.
Jadi akankah hegemoni Italia atas Austria berlanjut malam ini? Ciro Immobile telah mencetak gol di masing-masing dari tiga penampilan terakhirnya untuk Italia; enam dari delapan gol kompetitif sebelumnya tercipta setelah satu jam laga berjalan, termasuk keduanya di Euro 2020.
Sebaliknya, enam dari tujuh gol kompetitif terakhir Christoph Baumgartner (Austria) di hasilkan di babak pertama, termasuk gol krusial terakhir ketika melawan Ukraina.
Italia cukup di unggulkan pada laga ini. Minimal menang dengan selisih satu gol. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, terutama komposisi pemain dan rekor pertemuan, tampaknya Italia yang akan keluar sebagai pemenang. Mungkin dengan skor 2-0 atau 3-1.(tur)



