49 Preman di Tanjung Priok Langsung Ditangkap

49 Preman di Tanjung Priok Langsung Ditangkap
Ilustrasi Preman. Jumlah preman pelaku pungutan liar (pungli) yang beroperasi di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara yang ditangkap polisi kembali bertambah. Jika sebelumnya hanya diamankan 24 orang, kini sudah mencapai 49 orang. (dok JawaPos.com )

JAKARTA,Kalteng.co – Jumlah preman pelaku pungutan liar (pungli) yang beroperasi di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara yang di tangkap polisi kembali bertambah. Jika sebelumnya hanya di amankan 24 orang, kini sudah mencapai 49 orang.

“Saat ini yang kami amankan sekarang ada 49 orang. Dengan perannya masing-masing, dengan kelompok masing-masing, di pos-pos masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Baca Juga:  Menko Airlangga : Covid-19 Berkurang, Waspada Even Nasional dan Nataru

Yusri menjelaskan, dari 49 orang ini, 42 orang di antaranya di amankan oleh Polres Metro Jakarta Utara di PT DKM dan PT GFC. Kemudian di tangkap Polsek Cilincing 6 orang, Polsek Tanjung Priok 8 orang dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 7 orang.

“Ini mereka kita tangkap di pos-posnya masing mulai dari masuk mendekati pelabuhan Tanjung Priok sampai dengan nanti mengangkat barang tersebut,” imbuhnya.

Para pelaku melancarkan pungli dari mulai jalan raya hingga masuk ke area Jakarta International Container Terminal (JICT). Bagi sopir yang tidak memberikan uang, maka barang-barangnya tidak akan di angkut.

Baca Juga:  Divonis 10 Tahun, Napi Bandar Narkoba Ajukan Banding

Ssbelumnya, Presiden Jokowi mendengar langsung keluhan dari para sopir di Tanjung Priok. Mereka mengeluh banyak aksi premanisme dan pungli di wilayah tersebut.

Jokowi bereaksi dengan menelepon langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Ia meminta kasus ini segera di selesaikan. Dengan begitu, aksi premanisme dan pungli tidak lagi meresahkan para warga khususnya sopir.(tur)