BeritaHukum Dan KriminalKASUS TIPIKORPalangka Raya

6 Jam Geledah KPU Palangka Raya, Tim Penyidik Kejari Amankan Laptop hingga Stempel Palsu

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Penggeledahan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya mengungkap sejumlah temuan baru, Selasa (28/4/2026) malam.

Selain dokumen, penyidik juga mengamankan barang elektronik hingga stempel yang diduga palsu.

Kasi Intel Kejari Palangka Raya Hadiarto mengatakan, penggeledahan tersebut berkaitan dengan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah Pilkada periode 2023-2024 dengan nilai mencapai Rp20 miliar.

“Total anggarannya sekitar Rp20 miliar, terkait pertanggungjawaban penggunaan dana Pilkada 2023-2024,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut tim penyidik menyasar sejumlah ruangan penting di lingkungan kantor KPU.

“Ruangan yang kami geledah antara lain ruangan bendahara dan ruangan kepala bidang serta ruang komisioner,” ungkapnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

“Barang bukti yang kami amankan cukup banyak, berupa dokumen serta barang elektronik seperti laptop dan handphone,” jelasnya.

Disinggung mengenai penyidik juga menemukan temuan lain yang dalam proses pemeriksaan seperti banyaknya stempel-stempel diduga palsu, Hadiarto turut membenarkan hal tersebut. “Iya kami juga menemukan adanya beberapa stempel dan sudah diamankan,” tegasnya.

Penggeledahan sendiri berlangsung cukup lama, dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari. Hal itu dikarenakan tim juga melakukan proses administrasi penyitaan di lokasi.

“Penggeledahan berlangsung kurang lebih enam jam, karena kami sekaligus membuat berita acara penyitaan,” katanya.

Meski menyisir sejumlah ruangan, Hadiarto memastikan tidak semua area ditemukan barang bukti yang relevan dengan perkara.

“Untuk ruang komisioner sudah kami periksa, namun tidak ada dokumen yang kami anggap berkaitan dengan perkara,” ujarnya.

Saat ini, seluruh barang bukti yang diamankan tengah diteliti lebih lanjut oleh penyidik guna mendalami dugaan penyimpangan penggunaan dana hibah Pilkada tersebut. “Besok kami akan sampaikan lebih jelas lagi saat konferensi pers,” tutupnya. (oiq)

 

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button