Perkembangannya Pesat, Desa Mekar Mulya Wakili Lamandau Lomba Desa Tingkat Provinsi

NANGA BULIK, Kalteng.co-Pemerintah Desa Mukar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, dipilih menjadi desa yang akan mewakili Kabupaten Lamandau pada ajang lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal ini menyusul kemajuan di pemerintahan Desa Mekar Mulya yang terus berkembang sehingga dari berbagai sisi dianggap layak dalam mewakili daerah Lamandau untuk bersaing dengan desa lainnya di Kalteng.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamandau Hendra Lesmana , saat menghadiri Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Kalteng tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalteng di Kabupaten Lamandau, belum lama ini.
Menurut Bupati, lomba desa dan kelurahan ini menjadi ajang untuk memperlihatkan hasil pembangunan oleh desa selama dua tahun terakhir, dan Desa Mekar Mulia menjadi desa yang dianggap siap mampu mewakili Kabupaten Lamandau.
“Selain dari segi administrasi pemerintahan, keikutsertaan masyarakat di Desa Mekar Mulya dalam membangun desa, juga menjadi bahan penilaian pada lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ini,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, disela-sela kegiatannya saat menghadiri penilaian lomba desa tingkat Kalteng, di Kabupaten Lamandau, belum lama ini.
Bupati menambahkan, selain itu, beberapa produk unggulan yang menjadi penopang kegiatan ekonomi, serta upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 yang baik, juga menjadi pertimbangan, sehingga desa Mekar Mulya dianggap mampu untuk mewakili Kabupaten Lamandau.
Bupati berharap, agar pemerintah desa dapat lebih giat dalam pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan, dan meningkatkan gairah kerja aparatur desa dan masyarakat dalam membangun desa, sehingga timbul rasa kebersamaan dan gotong royong serta kerukunan warga, terlebih dimasa pandemi saat ini.
“Dengan demikian, kedepan meskipun perlombaan ini nantinya telah selesai budaya gotong royong itu harus tetap terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Tim klarifikasi lapangan lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Kalteng, Bernie Saputra, menyampaikan, bahwa kegiatan ini mengusung tema “Desa Tangguh, Ekonomi Masyarakat”.
Bernie, menambahkan, bahwa dasar penilaian administrasi dari desa dan kelurahan yaitu dari perkembangan desa dan kelurahan, serta profil desa dua tahun terakhir, dengan indikator penilaian adalah pendidikan, ekonomi, kesehatan, trantib, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga pemasyarakatan, dan pemberdayaan kesejahteraan masyarakatnya. (lan)



