Banjir Kepung Kalteng, Walhi Desak Pemerintah Evaluasi Izin Pembukaan Lahan

Banjir di Kabupaten Seruyan Melanda Sepuluh Kecamatan
Lebih lanjut di katakan Falery, banjir yang melanda Pulang Pisau (Pulpis), tepatnya di wilayah Kecamatan Banama Tingan dan Kecamtan Kahayan Tengah sudah surut. Sementara Kecamatan Jabiren Raya masih di genangi air dengan ketinggian 40-150 cm. Di Kota Palangka Raya, debit air di sejumlah kelurahan yang di landa banjir sudah menurun kurang lebih 5-10 cm.
Upaya yang di lakukan yakni dengan mengaktifkan posko banjir di masingmasing kelurahan yang terdampak serta menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. “BPBD Kota Palangka Raya bersama pihak Kelurahan Langkai dan Kecamatan Pahandut melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah di Pondok Pesantren Hidayatul Insan,” sebutnya.
Sementara itu, banjir yang terjadi di Kabupaten Seruyan melanda sepuluh kecamatan. Namun di lima kecamatan, banjir sudah surut. Sedangkan wilayah kecamatan yang masih banjir meliputi Kecamatan Danau Seluluk, Danau Sembuluh, Seruyan Raya, Seruyan Hilir, dan Seruyan Hilir Timur. Di katakan Falery, lima kabupaten belum melaporkan update kondisi banjir ke BPB-PK Kalteng.
Yakni Kabupaten Sukamara, Barsel, Lamandau, Kotim, dan Kobar. “BPB-PK Kalteng terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana ini mendapatkan pelayanan,” pungkasnya.
Terpisah, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalteng Bayu Herinata mengatakan, perkara banjir di Kalteng perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat.



