Banjir Mulai Menggenangi Beberapa Wilayah Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Banjir mulai menggenangi beberapa wilayah Palangka Raya. Akibatnya, luapaan air Sungai Kahayan itu menyebabkan terendamnya puluhan rumah masyarakat.

Pantauan Kalteng.co di lapangan, air mulai menggenangi pemukiman di Jalan Anoi dan Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Jumat (10/9/2021) sore.

Genangan air kini layaknya wisata kolam renang. Beberapa bocah yang tinggal di kawasan itu nampak bermain air di lokasi banjir. Mereka berenang-renang di titik yang kedalamannya mencapai lutut orang dewasa.

Tak jarang pula ada di antara mereka ditemani orang tua sambil berenang menggunakan ban dalam mobil yang di pergunakan mereka sebagai pelampung saat bermain air.

Salah seorang warga sekitar, Rikky mengungkapkan, banjir mulai dirasakannya selama empat hari belakangan. Debit air makin naik seiring berlalunya hari demi hari.

“Pada awalnya hanya menggenang di jalan saja, namun kini sudah ada yang sampai masuk ke dalam rumah warga di sekitar lokasi ini,” katanya kepada awak media saat di bincangi di lokasi.

Baca Juga:  Tampung Aspirasi Warga, Kelurahan Panarung Pra Musrenbang

Dari peristiwa banjir ini, tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Seperti halnya aktivitas kendaraan yang lalu lalang setiap harinya pasti melalui jalan ini.

“Untuk beberapa toko usaha masyarakat di sini pun terpaksa banyak yang tutup akibat tergenang oleh air,” paparnya.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, data dari BPBD sendiri, saat ini ada lima lokasi yang sedang terjadi kenaikan debit air. Wilayah itu di antaranya, Kelurahan Marang, Petuk Ketimpun, Palangka, Bereng Bengkel dan Kelurahan Bereng Bengkel

Untuk banjir Palangka Raya imerupakan kiriman dari kabupaten lain. Biasanya dari hulu ke hilir. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Katingan sedang dalam tanggap darurat banjir, sehingga Palangka Raya juga harus bersiap diri.

Baca Juga:  Mensos Akan Temui Pengungsi Banjir Palangka Raya Sore Ini

Antisipasi dari BPBD saat ini, pihaknya terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan. Karena saat ini sudah keluar surat pengumuman dari Wali Kota Palangka Raya mengenai kesiapsiagaan menghadap banjir 2021.

“Masyarakat kami minta selalu waspada terkait dengan kenaiakan debit air, terutama di malam hari. Kami bersama Relawan ERP dan Basarnas akan melakukan posko di daerah yang terdampak banjir,” harapnya.

Untuk di Jalan Anoi dan Jalan Mendawai I, banjirnya memang ada beberapa titik yang genangan airnya cukup dalam. Ada yang memiliki kedalamanan hingga pinggang orang dewasa dan di angka kisara 30cm-50cm.

“Untuk sementara ini, di Jalan Anoi dan Jalan Mendawai ada sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak dari peristiwa bencana banjir tersebut ” pungkasnya. (oiq)