BeritaHukum Dan Kriminal

Diduga Usai Cekcok dengan Kekasih, Mahasiswa Keperawatan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana duka menyelimuti dunia pendidikan di Kota Palangka Raya. Seorang mahasiswa program studi keperawatan berinisial LF (19), asal Kabupaten Barito Selatan, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berada di kawasan Jalan G Obos XXIV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Minggu (14/6/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah keluarga korban merasa khawatir karena LF tidak dapat dihubungi sejak siang hari. Sang ibu yang berada di kampung halaman kemudian meminta pemilik kos untuk memeriksa kondisi putranya. Pemilik kos, Yanto (47), mengaku langsung mendatangi kamar korban sekitar pukul 14.45 WIB. Namun setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada respons dari dalam kamar.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

“Saya datang ke kamar korban setelah dihubungi keluarganya. Saat pintu saya dorong karena tidak terkunci, saya melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar,” ujarnya. Temuan tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Pemilik kos kemudian meminta bantuan Ketua RT dan warga setempat sebelum melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel SPKT Polresta Palangka Raya bersama Unit Inafis Satreskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengamankan sejumlah barang pribadi korban, di antaranya telepon genggam, dompet, kartu identitas, kartu BPJS, serta beberapa dokumen lainnya yang berkaitan dengan penyelidikan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman terkait latar belakang peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari sejumlah saksi, korban diduga sempat mengalami persoalan pribadi sebelum kejadian.

“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat informasi bahwa korban diduga sempat mengalami konflik personal dengan kekasihnya. Namun seluruh keterangan masih kami dalami untuk memastikan kronologi secara utuh,” ujarnya. Polisi memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan meski sejauh ini tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi untuk proses penyerahan jenazah dan pemulangan ke kampung halaman.

“Kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk melengkapi proses penyelidikan. Saat ini koordinasi dengan keluarga korban juga terus dilakukan,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button