BeritaKAWAT DUNIAUtama

Israel Balas Serangan Iran, Berpotensi Picu Perang Terbuka di Kawasan Timur Tengah

KALTENG.CO-Kawasan Timur Tengah bakal menjadi medan perang terbuka dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini menyusul serangan balasan yang dilakukan oleh Isreal terhadap Iran.

Serangan balik ini berpotensi serangan balik dari Iran yang kemudian akan mengundang keterlibatan dari masing-masing sekutu kedua Negara tersebut untuk melakukan peperangan terbuka antara sekutu Negara Isreal dan dan solidaritas Negara Palestina.

Serangan Iran yang dilakukan dengan cara meluncurkan 170 drone, 30 rudal jelajah, dan 110 rudal balistik ke Israel pada Sabtu (13/04/2024) malam lalu kini mendapat serangan balasan.

Situs berita Al Jazeera menyatakan, muncul ledakan di bandara Isfahan yang merupakan kota penting dan strategis karena merupakan lokasi beberapa fasilitas penting, termasuk lokasi penelitian, pengembangan militer dan pangkalan.

Serangan balasan Israel ke Iran ini tentu sangat berpotensi meningkatkan ketegangan terjadi di kawasan Timur Tengah, dengan dimulainya perang terbuka antara dua negara. 

Berikut sejumlah fakta terkait serangan Israel ke Iran seperti dilansir dari Aljazeera:

1. Iran menyatakan bahwa pertahanan udaranya menjatuhkan tiga drone di Isfahan setelah stasiun penyiaran AS ABC News melaporkan Israel telah melancarkan serangan rudal terhadap sebuah situs di Iran, mengutip seorang pejabat senior AS. Militer Iran pun mengaktifkan sistem pertahanan udaranya.

2. Sejauh ini belum ada kabar dari Israel terkait dugaan serangan tersebut.

3. Akibat adanya serangan Israel ke Iran, penerbangan di beberapa kota di Iran diputuskan untuk ditangguhkan.

4. Ada juga laporan ledakan di Suriah dan Irak.

5. Ledakan tersebut terjadi beberapa hari setelah Iran menembakkan serangkaian drone dan rudal ke Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah hubungan  kedua negara sebagai aksi balasan atas dugaan serangan Israel terhadap konsulatnya di Damaskus, Suriah, pada tanggal 1 April 2024.

6. Serangan Israel pada tanggal 1 April telah menewaskan 13 orang, termasuk dua jenderal Korps Garda Revolusi Islam Iran. (*/tur)

Related Articles

Back to top button