BeritaUtama

Jokowi Akui Banjir Kalsel Terbesar

Setelah itu, Jokowi menyempatkan diri membagikan sembako, masker, dan makanan siap saji kepada beberapa warga. Masyarakat tampak antusias meneriakkan nama orang nomor satu di Indonesia ini sembari mengabadikan momen lewat gawai mereka.

Usai membagikan sembako, rombongan kemudian bertolak ke jembatan putus di Jalan A Yani Km 55 di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar.

Jembatan penghubung trans Kalimantan di perbatasan Desa Banua Hanyar, Kecamatan Astambul dengan Desa Bawahan Pasar, Kecamatan Mataraman itu putus diterjang banjir dua kali, pada Kamis (14/1) dan Minggu (17/1).

Saat tiba di lokasi, Jokowi mengatakan, selain arus lalu lintas yang terganggu, putusnya jembatan Mataraman juga menimbulkan kendala pengiriman logistik bantauan terhadap korban banjir.

Dirinya mengaku sudah menginstruksikan Menteri PUPR menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung akibat bencana banjir. Salah satunya, Jembatan Mataraman.

“Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh. Seperti kita lihat di belakang ini (Jembatan Mataraman). Tadi saya sudah minta ke Menteri PU agar dalam tiga sampai empat hari ini bisa diselesaikan, sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” ujarnya.

Sementara yang berkaitan dengan evakuasi warga terdampak, dalam peninjauan kali ini Jokowi mendapati proses evakuasi di lapangan telah tertangani dengan baik. Selanjutnya, presiden menitikberatkan pada ketersediaan logistik dan kebutuhan lain bagi para pengungsi yang berada di pengungsian.

https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button