
Banjir di Banua memang sangat besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat ada 256.516 jiwa yang terdampak di 11 kabupaten/kota.
Kabupaten Banjar tercatat sebagai wilayah yang paling parah terdampak, dengan total 17.996 KK dan 72.994 jiwa. Menyusul Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 16.100 KK, 64.400 jiwa; Kabupaten Barito Kuala 13.568 KK, 28.400 jiwa, dan Kabupaten Tanah Laut,8.870 KK, 27.815 jiwa.
Berikutnya, ada Kabupaten Balangan dengan 5.699 KK, 17.501 jiwa; Kota Banjarmasin, 5.608 KK, 17.009 jiwa; Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 3.138 KK, 6.690 jiwa; Kota Banjarbaru, 2.594 KK, 8.671 jiwa; Kabupaten Tapin 515 KK, 1.492 jiwa; Kabupaten Hulu Sungai Utara, 299 KK, 774 jiwa, dan Kabupaten Tabalong, 253 KK, 770 jiwa.
Adapun dari data sementara tersebut, tercatat pula ada 15 korban yang dilaporkan meninggal dunia. Dari jumlah itu, 7 di antaranya di Tanah Laut. Kemudian, masing-masing 3 korban di Banjar dan Hulu Sungai Tengah. Serta, masing-masing 1 orang di Banjarbaru dan Tapin. (ris/mof/ma/ran/kpg/ce/ala)




