BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kisah Haru Anak Kapuas yang Hampir Putus Sekolah, Berakhir Bahagia Berkat Respons Cepat Disdik Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Aksi cepat ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, setelah viral sebuah video yang memperlihatkan seorang anak di Kabupaten Kapuas terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi kehidupan seorang siswa lulusan SMP yang tinggal di Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas. Dalam video tersebut disebutkan bahwa siswa tersebut berhasil lulus dengan nilai rata-rata 80,5, namun menghadapi kesulitan biaya untuk melanjutkan pendidikan sehingga harus bekerja serabutan membantu kebutuhan keluarga.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Kisah tersebut kemudian menarik perhatian masyarakat dan memunculkan berbagai respons. Pembuat konten dalam video itu juga berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar anak tersebut tetap memiliki kesempatan melanjutkan sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Reza Prabowo langsung merespons melalui kolom komentar media sosial. Ia meminta informasi kontak keluarga siswa agar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dapat segera melakukan pendampingan dan memastikan akses pendidikan bagi yang bersangkutan.

“Siap monitor Bang. Izin SPMB kita mulai 22 Juni 2026, mohon berkenan share nomor kontak yang bisa kami hubungi agar kami bisa akses adik yang bersangkutan,” tulis Reza.

Tak hanya memberikan respons di media sosial, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah juga langsung menerjunkan tim ke Kabupaten Kapuas untuk menemui siswa tersebut beserta keluarganya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menyiapkan solusi konkret agar pendidikan siswa tersebut tetap berlanjut.

Hasilnya, pada hari yang sama tim Dinas Pendidikan berhasil memfasilitasi pendaftaran siswa tersebut ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas. Sekolah tersebut memiliki fasilitas asrama serta program keahlian Pertanian dan Perkebunan yang dinilai sesuai dan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

“Tim kami sudah turun hari ini ke adik tersebut dan sudah kita daftarkan ke SMK 3 Kuala Kapuas yang ada fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan. Semoga adik yang bersangkutan bisa semangat menempuh pendidikan hingga tuntas. Aamiin,” ungkap Reza dalam komentar lanjutan.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan warganet. Banyak yang menilai respons sigap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan pendidikan yang dihadapi masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran yang terus mendorong pemerataan akses pendidikan, termasuk bagi peserta didik di wilayah pedalaman dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masih banyak anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak, diharapkan tidak ada lagi anak Kalimantan Tengah yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena persoalan biaya.

Kisah yang awalnya viral karena ancaman putus sekolah tersebut kini berubah menjadi cerita tentang kepedulian, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas pendidikan yang layak. (pra)

Related Articles

Back to top button