BeritaKESEHATAN

Membiasakan si Kecil Tidur Sendiri, Sebaiknya Dimulai Sejak Usia Berapa?

Mereka akan Lebih Nyenyak Dan Pulas

Tidur sendiri tidak hanya menjadikan anak lebih mandiri, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah keberaniannya. Anak juga dapat memahami area privasinya dan orang lain secara lebih baik. Termasuk privasi kedua orang tuanya. Saat harus di tempat baru seorang diri, mereka tidak akan kaget jika harus tidur tanpa ayah dan ibu.

’’Dia akan memiliki kebanggaan ketika mampu tidur tanpa dikeloni orang tuanya dan melakukan apresiasi diri sehingga menambah self-esteem-nya,’’ imbuh psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Surabaya itu.

https://kalteng.co

Kualitas tidur anak pun jadi lebih terjaga. Mereka akan lebih nyenyak dan pulas. Beda halnya apabila anak masih tidur dengan orang tua. Bisa saja anak terbangun di tengah malam karena suara dengkuran atau saat ortu bergerak ke kamar mandi.

Pada bayi di bawah 1 tahun, menidurkannya terpisah dengan ortu dapat mengurangi risiko sindrom kematian mendadak atau SIDS. Berdasar pendapat ahli, ada berbagai faktor penyebab terjadinya SIDS. Salah satunya, posisi tidur bayi seperti tengkurap.

Ada pula beberapa kasus akibat tertindih orang tuanya. ’’Apabila ibu dapat menjaga posisi saat bersama bayinya dalam posisi aman, sebenarnya SIDS dapat di hindari. Secara umum, menaruh anak usia 1–4 bulan di tempat tidurnya (boks bayi) adalah baik untuk kehati-hatian dan keamanan si bayi,’’ terang Nurul.

Sleep training memang membutuhkan kesiapan dari dua belah pihak. Baik sisi anak maupun orang tua. Nurul menyebutkan, orang tua kerap merasa tidak tega membiarkan anaknya tidur sendiri. Padahal, hal itu penting sebagai bekal sayap anak kelak.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button