Berita

Mengajari Siswa SLB Matematika, Guru Mapel Perlu Triks Khusus

Pelatihan Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Para Guru SLB dan Sekolah Inklusi

Karena melalui simposium ini, peserta antar negara ASEAN dapat saling bertukar informasi dan belajar.

“Berdasarkan hasil survey. Guru-guru yang mengajar matematika di SLB dan inklusi mayoritas bukan lulusan pendidikan matematika sehingga mereka membutuhkan dukungan terkait konten matematika seperti media pembelajaran yang di gunakan. Dan cara mengajar yang menyenangkan dan bermakna sesuai potensi dan kondisi para siswa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Farida menambahkan, dengan beragam jenis di sabilitas pada anak didik di SLB dan sekolah inklusi. Mereka tetap memiliki peluang yang sama untuk mempelajari, memahami, dan menggunakan ilmu matematika. Hingga level tinggi jika di berikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Seperti ungkapan salah satu pembicara Prof Rhonda Faragher dari Australia. Kita tidak pernah tahu apa yang bisa di pelajari seseorang jika kita tidak pernah mengajarkannya.

Karenanya melalui simposium ini di harapkan SEAQIM dapat menginisiasi kerjasama dengan beberapa stakeholder. Untuk membantu memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan para guru SLB dan sekolah inklusi dalam mengajarkan matematika bagi para difabel,” jelasnya.

Dalam acara ini juga menghadirkan 9 keynote speaker dan 5 invited speaker dari seluruh dunia. Acara ini merupakan simposium terbesar dan yang pertama di Indonesia yang di gelar bersamaan secara luring dan daring.

“Jumlah peserta yang mendaftar ada ribuan, namun yang hadir secara luring 50 peserta saja,” kata Farida.(tur)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button