Nuryakin: Cegah Penimbunan Pangan Satgas akan Melakukan Penindakan

Kenaikan Terjadi Sampai Jangka Waktu Yang Tidak Bisa Di Tentukan
Terpisah, Dosen IAIN Palangka Raya yang mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Ibnu Alsaudi menjelaskan. Apabila inflasi terus naik, para pelaku usaha akan kebingungan untuk berkreasi dan berinovasi. “Tingginya inflasi akan menghambat proses bisnis pelaku usaha, karena mereka tidak bisa berkreasi dan berinovasi,” tuturnya.
Harga barang dan jasa yang naik akan membuat harga barang dan jasa lain ikut naik. Kenaikan ini akan terus menerus terjadi sampai jangka waktu yang tidak bisa di tentukan. Hal ini mengakibatkan para pelaku ekonomi tidak punya daya kreasi dan inovasi. Yang pada gilirannya akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Kalteng.

“Cara pertama harus di lakukan adalah membuat analisis perihala apa yang menyebabkan harga naik dan pada sumber itulah yang harus di lakukan pembenahan. Untuk menekan angka itu, saya beri istilah mendiagnosis inflasi. Yang saya maksudkan adalah kita mencari titik apa yang membuat harga inflasi itu naik. Misal kenaikan terdapat pada salah satu barang, maka perlu kita benahi kenapa harga itu bisa naik,” ucapnya.
Sementara itu berdasakan pantauan. Barang-barang kebutuhan pokok yang di jual di Pasar Besar dan Pasar Kahayan mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga bahan pokok ini di rasakan oleh sebagian besar pedagang. Salah satunya Khairudin. Menurutnya harga barang kebutuhan pokok sudah naik.
Contohnya, bawang merah yang sebelumnya di jual Rp32.000 per kilogram, kini di jual Rp35.000 per kilogram. Ada kenaikan harga sekitar Rp3.000. Khairudin mengaku bawang merah yang di jualnya di pasok dari Surabaya. Pengirimannya menggunakan transportasi laut dan darat. Khairuddin menyebut bahwa harga bawang merah fluktuatif sejak sebelum adanya kenaikan harga BMM. Karena di pengaruhi oleh ketersediaan hasil panen para petani.
“Kalau bawang yang di produksi para petani banyak, harga bisa lebih murah. Tapi kalau sedikit, harganya malah mahal,” ucapnya. Selain bawang merah, bawang putih juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp500. Begitupun dengan harga jual minyak goreng.
“Kalau merek Fortune per dusnya naik Rp2.000 dari yang sebelumnya Rp160.000 menjadi 162.000, merek MM per dusnya naik Rp1.000 dari yang sebelumnya Rp161.000,” bebernya. (abw/*irj/*dan/ce/ala)



