Perang Dagang Trump Picu Kekhawatiran Ekonomi Global, Bitcoin Diprediksi Jadi Pemenang!

Skenario Lain: Trump Sengaja Tekan Pasar Modal untuk Turunkan Suku Bunga
Namun, analis investasi Anthony Pompliano memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Ia menduga bahwa Presiden Trump mungkin memiliki strategi tersembunyi, yaitu sengaja “menjatuhkan” pasar modal.
Tujuannya, menurut Pompliano, adalah untuk memaksa bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) untuk memangkas suku bunga. Dengan suku bunga yang lebih rendah, biaya utang nasional dapat ditekan. Saat ini, imbal hasil obligasi 10 tahun AS telah menunjukkan penurunan dari 4,66 persen pada Januari menjadi sekitar 4 persen.
Pompliano berargumen bahwa meskipun penurunan pasar modal dapat terasa menyakitkan dalam jangka pendek, penurunan suku bunga pada akhirnya akan mendorong harga aset-aset berisiko seperti saham dan mata uang kripto untuk kembali naik dalam jangka panjang.
“Meski menyakitkan dalam jangka pendek, penurunan suku bunga akan mendorong harga aset naik dalam jangka panjang,” kata Pompliano.
Bitcoin sebagai Alternatif Aman di Tengah Ketidakpastian Global
Terlepas dari berbagai analisis dan skenario yang mungkin terjadi, satu hal yang menjadi sorotan adalah potensi Bitcoin sebagai aset yang menarik di tengah ketegangan geopolitik, ancaman inflasi, dan potensi kekacauan pasar akibat perang dagang.
Sifat desentralisasi Bitcoin, pasokan yang terbatas, dan resistensinya terhadap kontrol pemerintah menjadikannya alternatif yang menarik bagi investor yang mencari tempat berlindung yang aman untuk nilai aset mereka.
“Tidak ada negara yang menang dalam perang dagang global,” pungkas Jeff Park, “tetapi Bitcoin bisa jadi pemenangnya.” (*/tur)



