Percepat Penerapan BLUD di SMKN, Pemprov Kalteng Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi

Rakor Ini Menjadi Forum Penting
“Saat ini, sudah ada tiga SMKN di Kalteng yang mengajukan dokumen untuk menjadi PPK-BLUD. Kami harap mereka dapat menjadi percontohan bagi sekolah lainnya,” jelasnya. Namun, Katma mengakui adanya tantangan dalam proses ini, seperti kurangnya pemahaman teknis terkait prosedur BLUD dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai pengelolaan keuangan berbasis BLUD.
“Rakor ini menjadi forum penting untuk menyatukan langkah dan persepsi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan SMKN. Kita perlu mengidentifikasi kendala dan mencari solusi praktis untuk mempercepat implementasi BLUD,” imbuhnya. Katma juga menyampaikan apresiasi kepada Di rektorat SMK Kementerian Pendidikan dan Direktorat BUMN, BLUD, dan Badan Milik Daerah Kemendagri atas dukungan yang di berikan kepada Pemprov Kalteng.
“Sinergi yang terbangun hari ini di harapkan dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi pengelolaan pendidikan di SMKN tetapi juga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Kalimantan Tengah,” tutupnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



