AKHIR PEKANBeritaHIBURANHOBIMETROPOLIS

Pre-Order GTA 6 Cetak Rekor Terbesar Sepanjang Sejarah, Tembus Triliunan Rupiah!

KALTENG.CO-Meskipun jadwal perilisannya masih beberapa bulan lagi, Grand Theft Auto 6 (GTA 6) sudah mulai meruntuhkan rekor di industri hiburan global.

Firma riset industri gim terkemuka, Newzoo, baru saja merilis laporan terbaru yang mengonfirmasi bahwa kampanye pre-order gim besutan Rockstar Games ini menjadi yang terkuat dan terbesar sepanjang sejarah industri video game.

Ledakan antusiasme dari para gamer di berbagai belahan dunia langsung terlihat begitu gerbang pemesanan resmi dibuka pada akhir Juni lalu. Laporan ini menjadi sinyal kuat bahwa penantian panjang komunitas selama lebih dari satu dekade akan terbayar lunas saat gim ini resmi meluncur pada November 2026 mendatang.

Analisis Newzoo: Potensi Terjual hingga 51 Juta Kopi di Pekan Pertama

Berdasarkan data dan analisis terbaru yang dirilis Newzoo, GTA 6 diprediksi mampu mencatatkan angka penjualan yang sangat fantastis pada awal perilisannya. Gim ini diperkirakan bakal terjual antara 37 juta hingga 51 juta kopi hanya dalam pekan pertama setelah resmi diluncurkan.

Optimisme tinggi ini didasarkan pada perputaran uang yang luar biasa pada fase awal pembukaan pre-order:

  • Pasar Barat: Dalam sepekan pertama pre-order digital dibuka, sebanyak USD 180 juta telah dihabiskan oleh para pemain di Amerika Serikat dan lima pasar terbesar di Eropa.

  • Proyeksi Global: Jika angka tersebut diekstrapolasikan ke pasar global, nilai pre-order minggu pertama diperkirakan menyentuh USD 260 juta atau setara Rp4,68 triliun.

Menariknya, Newzoo menilai angka fantastis ini baru permulaan. Berdasarkan pola belanja pemain, lonjakan pemesanan yang jauh lebih besar diprediksi baru akan terjadi saat tanggal peluncuran sudah semakin dekat.

Proyeksi Pendapatan Meroket hingga Rp93,6 Triliun

Melihat tren positif yang terus merangkak naik, Newzoo juga merilis estimasi total pendapatan yang akan diraup oleh Rockstar Games pada minggu pertama peluncuran. Pendapatan kotor gim ini diproyeksikan berada di kisaran USD 3,25 miliar hingga USD 5,2 miliar (setara dengan Rp58,5 triliun hingga Rp93,6 triliun).

Jika berkaca pada pola historis penjualan pendahulunya, GTA V, gim terbaru ini diperkirakan dapat mengantongi sedikitnya USD 4,5 miliar (Rp81 triliun) di pekan pertama. Bahkan dalam skenario yang paling konservatif sekalipun, pendapatan GTA 6 diprediksi tetap aman di angka USD 3,3 miliar (Rp59,4 triliun).

Newzoo Bantah Rumor Hoaks Pre-Order USD 1 Miliar di Media Sosial

Di samping memaparkan data pertumbuhan, laporan resmi Newzoo ini sekaligus meluruskan sekaligus membantah rumor liar yang sempat viral di media sosial. Sebelumnya, beredar klaim tidak resmi yang menyebutkan bahwa hasil pre-order GTA 6 telah menembus angka USD 1 miliar. Newzoo menegaskan bahwa spekulasi tersebut tidak berbasis data dan sangat tidak realistis.

“Berlawanan dengan laporan yang beredar di media sosial, GTA 6 belum menghasilkan USD 1 miliar dari pre-order saat masih tersisa 21 minggu menuju peluncuran. Anggapan itu tidak masuk akal. Berdasarkan pola yang pernah terjadi, hal seperti itu belum pernah terjadi dan kecil kemungkinan terjadi dalam waktu dekat,” ungkap perwakilan resmi Newzoo.

Strategi Silent Marketing Rockstar Games yang Justru Berhasil

Hingga saat ini, Rockstar Games terbilang sangat irit dalam membagikan cuplikan gameplay maupun materi promosi baru. Namun, strategi pemasaran yang cenderung tenang dan penuh misteri ini dinilai para analis justru sukses. Langkah ini berhasil menjaga rasa penasaran dan tensi antusiasme komunitas pemain di tingkat tertinggi.

Dengan basis penggemar yang kini jauh lebih masif dibandingkan saat GTA V dirilis tahun 2013 lalu, GTA 6 memiliki modal yang lebih dari cukup untuk meruntuhkan rekor-rekor lama.

Kini, perhatian penuh industri hiburan tertuju pada bulan November 2026 untuk menyaksikan langsung bagaimana Rockstar Games siap mengukir sejarah baru dalam dunia video game. (*/tur)

Related Articles

Back to top button