Pulpis Antisipasi Ancaman Karhutla

BERSINERGI: Sekda Pulang Pisau Toni Harisinta (dua dari kiri) di sela-sela apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (12/8).
BERSINERGI: Sekda Pulang Pisau Toni Harisinta (dua dari kiri) di sela-sela apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (12/8).

PULANG PISAU,kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pulang Pisau, Kamis (12/8) itu selain dihadiri Sekda Kabupaten Pulang Pisau Toni Harisinta, juga dihadiri Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono dan Kajari Pulang Pisau Priyambudi dan unsur FKDP lainnya.

“Pemerintah kabupaten Pulang Pisau melalui BPBD, Polres Pulang Pisau dan TNI sudah melakukan antisipasi terhadap ancaman karhutla di wilayah kita,” kata Toni Harisinta di sela-sela kegiatan tersebut, Kamis (12/8).

Baca Juga:  Untuk Cegah Sengketa Kepemilikan Tanah, Wagub Serahkan Sertifikat PTSL Food Estate

Toni mengungkapkan, selain kesiapan personel, peralatan pemadaman kebakaran (damkar) untuk penanganan karhutla juga siap dan dalam keadaan optimal.

“Petugas penanganan karhutla dan peralatan selalu siap. Namun kita berharap karhutla di Kabupaten Pulang Pisau tidak terjadi,” harap Toni. Toni menambahkan, dalam menekan terjadinya karhutla, bahwa upaya pencegahan melalui deteksi dini merupakan langkah terbaik daripada melakukan pemadaman saat kebakaran terjadi.

Baca Juga:  Sewaktu Kecil Jadi Teman Bermain, Sudah Dewasa Jadi Teman Hidup Ayah

“Kabupaten Pulang Pisau yang sebagian besar merupakan lahan gambut memiliki tingkat kerawanan tinggi jika terjadi karhutla,” ucapnya.

Untuk itu dia mengimbau semua pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan terjadinya karhutla di Kabupaten Pulang Pisau.“Karena sebagaimana kita ketahui, karhutla memberikan dampak yang cukup luas. Baik secara kesehatan maupun ekonomi,” ucapnya. (art)