Kapuas Liburkan PTMT dan BDR Sepekan

VISITASI AKREDITASI: Kadisdik Kapuas Suwarno Muriat usai membuka Rakor Akreditasi Sekolah/Madrasah di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu./HUMAS
VISITASI AKREDITASI: Kadisdik Kapuas Suwarno Muriat usai membuka Rakor Akreditasi Sekolah/Madrasah di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu./HUMAS

KUALA KAPUAS,KALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Online/daring (dalam jaringan). Keputusan ini tertuang dalam Intruksi Bupati Kapuas Nomor 360/338/SATGAS-COVD/KPS.2021 tanggal 5 Agustus 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 4.


Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) Kapuas Suwarno Muriat usai membuka Rakor Akreditasi Sekolah/Madrasah mengatakan, jika instruksi yang ditandatangani oleh Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM. MT ini bertujuan juga untuk mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan.

Kemudian juga mengalihkan PTMT menjadi Online/daring di Aula Dinas Pendidikan Kapuas beberapa waktu yang lalu.
“Seluruh Kepala Sekolah/Madrasah untuk semua jenjang satuan pendidikan dalam wilayah Kabupaten Kapuas wajib mematuhi Instruksi Bupati Kapuas demi pencegahan pandemi yang masih mewabah,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur dan Ketua PKK Provinsi Kunjungi Siswa di Barut dan Mura


Perkembangan wabah pandemi selama dua pekan terakhir terjadi peningkatan angka kematian maupun yang terpapar Covid-19, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas memutuskan untuk meliburkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) online/daring (dalam jaringan) selama sepekan 10 sampai dengan 16 Agustus setelah itu akan kami evaluasi kembali. 

Kesehatan dan keselamatan untuk semua merupakan prioritas utama dalam penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan.
Lebih lanjut ia menuturkan, kedepan pengelolaan pengajaran lebih memaksimalkan pemanfaatan berbagai aplikasi pembelajaran.

Saat ini setidaknya telah ada dua belas aplikasi gratis yang dapat dimanfaatkan (Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, Zenius, Cisco System Indonesia, ICANDO, IndonesiaX, MejaKita dan Udemy) maupun Blanded Learning sesuai kondisi lingkungan sebagai inovasi dari sekolah/madrasah.

Baca Juga:  Kawasan Parkir Disterilkan Dishub Palangka Raya


Terkait pelaksanaan Visitasi Akreditasi ke Sekolah/Madrasah oleh Badan Akreditasi Nasional BAN-S/M Provinsi Kalteng, Kadisdik dihadapan KPA, Para Asesor dan 32 Kepala Sekolah/Madrasah Sasaran yang di Reakreditasi agar mencermati kembali Daftar Isian Akreditasi (DIA) dalam Sistem Penilaian Akreditasi (SISPENA) yang hingga kini progresnya baru mencapai 50 prosen.


“Website ini telah didesain sedemikian rupa sehingga sangat mudah diakses oleh siapa saja melalui gawai pribadi/komputer/laptop asalkan tersambung internet dan sudah harus selesai pada hari Selasa (17/8) siang yang selanjutnya Tim BAN-S/M akan mengunjungi/visitasi 32 sekolah sasaran reakreditasi,” terangnya. (hmsddk/hmskmf/ans)