BeritaHukum Dan Kriminal

Sengketa Tanah di Jalan Banteng Berakhir Damai, Polisi Turun Tangan Lakukan Mediasi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Perselisihan terkait kepemilikan lahan yang sempat memicu ketegangan antara dua warga di kawasan Jalan Banteng, Kota Palangka Raya, berhasil diselesaikan secara damai setelah dimediasi jajaran Polresta Palangka Raya, Selasa (2/6/2026).

Penanganan dilakukan personel Piket Pamapta III bersama petugas SPKT dan piket fungsi yang langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak untuk mengetahui akar permasalahan yang terjadi.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Pamapta Ipda Muhammad Abrar menjelaskan, kesalahpahaman bermula ketika seorang calon pembeli mendatangi sebidang tanah milik warga bernama Sambung. Situasi tersebut memicu kecurigaan karena ia mengira tanah miliknya sedang ditawarkan kepada pihak lain tanpa sepengetahuannya.

“Dari hasil klarifikasi yang kami lakukan, bapak Sambung mengira ibu Melan berupaya menjual tanah tersebut tanpa izin. Namun setelah dimintai keterangan, ibu Melan menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya rencana penjualan maupun keterlibatan dalam persoalan tersebut,” ujarnya.

Setelah mendapatkan gambaran utuh mengenai permasalahan yang terjadi, petugas kemudian mempertemukan kedua pihak untuk melakukan mediasi. Melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang humanis, kesalahpahaman tersebut akhirnya berhasil diselesaikan tanpa berlanjut ke proses hukum.

“Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Mediasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga situasi kembali normal,” katanya. Polresta Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan sekitar guna menghindari konflik yang dapat berkembang lebih luas.

“Harapannya hubungan baik antarwarga tetap terjaga dan permasalahan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button