
“Tidak henti-hentinya saya mengajak kita semua secara bersama-sama, mari mencegah agar tidak terjadi karhutla. Kalau pun ada, maka segera lakukan tindakan untuk penanggulangan,” tegas Windu.
Bupati menambahkan, sebagaimana telah diketahui bersama bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat Sukamara hampir setiap tahun adalah karhutla.
“Akhir-akhir ini sudah terjadi karhutla yang berdampak pada perubahan kualitas udara dan lingkungan. Beruntung kamarin sempat terjadi hujan yang cukup deras sehingga mampu mengurangi kabut asap dan debu yang ditimbulkan akibat karhutla,” imbuhnya.
Bupati menambahkan, pihaknya atas nama pemerintah kabupaten Sukamara memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kabupaten Sukamara. (lan/art)




