BeritaNASIONAL

Tahun Ini, Insya Allah CJH Indonesia Bisa Diberangkatkan ke Tanah Suci

Untuk urusan kuota haji, Tawfiq menjelaskan, hal itu bukan keputusan kementeriannya saja. Penentuan kuota haji harus melewati proses yang melibatkan sejumlah instansi lain di Kerajaan Arab Saudi. Dia mengakui bahwa kuota haji tidak akan sama dengan kondisi sebelum pandemi Covid-19. ’’Namun, Arab Saudi tahun ini siap menerima jemaah haji dari luar negeri. Persiapan terus kami lakukan,’’ tuturnya.

Bukan hanya pemerintah Indonesia yang menggelar pertemuan dengan Kementerian Haji dan Umrah Saudi. Negara lain juga menggelar pertemuan. Di antaranya, Turki, Qatar, Malaysia, Ethiopia, Bangladesh, Mesir, Iraq, Tunisia, dan Uni Emirat Arab.

https://kalteng.co

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Dadi Darmadi menyambut baik kabar kesiapan Saudi menerima kedatangan jemaah haji dari luar negara mereka.

’’Ini kabar baik bagi para calon jemaah dari Indonesia. Semoga Kemenag bisa segera mendapatkan kepastian kuota hajinya,’’ katanya.

Dadi menjelaskan, besaran kuota haji 2022 berkaitan dengan kesiapan Arab Saudi selaku tuan rumah. Kemudian juga kesiapan pemerintah Indonesia sebagai negara pengirim CJH.

Menurut dia, pemerintah tetap harus realistis dengan kemampuan mengirim jemaah seberapa besar. Apalagi, waktu yang tersedia hingga jadwal pemberangkatan haji semakin mepet.

’’Pemerintah Indonesia harus segera mengumumkan kepastian akan ada pengiriman jemaah haji. Sehingga, calon jemaah bisa bersiap-siap,’’ tuturnya. Meskipun belum ada kepastian kuota, tidak ada salahnya untuk disampaikan ke jemaah. Dengan begitu, jemaah punya waktu untuk mempersiapkan diri.

Selisih ongkos haji juga harus disampaikan secara transparan. Dadi mengatakan, sebelumnya Kemenag mengusulkan biaya haji dengan pertimbangan penerapan protokol kesehatan di Saudi. Tetapi, dalam perkembangannya, protokol kesehatan di Saudi telah dihapus sehingga ada sejumlah komponen biaya haji yang dicoret.

’’Masukan berikutnya, seluruh pemangku kebijakan di Indonesia harus segera duduk bareng merespons keputusan Saudi itu,’’ tuturnya.

Bukan hanya Kemenag, melainkan juga kementerian terkait lainnya. Dengan demikian, pelaksanaan haji pada masa pandemi bisa berjalan lancar.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button