Tanda Orang Dewasa Kurang Kasih Sayang saat Masa Kecil: Waspada 7 Perilaku Ini!

KALTENG.CO-Tak semua individu beruntung tumbuh dalam dekapan cinta, pelukan hangat, dan kata-kata penguatan dari orang tua. Faktanya, banyak yang melewati masa kecil penuh perjuangan emosional karena minimnya kasih sayang yang mereka terima.
Dalam dunia psikologi, cinta di masa kecil dianggap sebagai fondasi krusial bagi perkembangan emosi, harga diri, dan kemampuan menjalin hubungan sosial seseorang.
Ketika seseorang sangat membutuhkan cinta namun tidak mendapatkannya secara memadai, pengalaman tersebut meninggalkan jejak mendalam. Jejak ini membentuk cara mereka berpikir, merasa, dan berinteraksi saat dewasa.
Dilansir dari Geediting pada Senin (14/7/2025), terdapat tujuh perilaku khas yang sering ditunjukkan oleh orang dewasa yang di masa kecilnya merasa sangat membutuhkan cinta:
1. Sulit Mempercayai Orang Lain
Orang yang kurang kasih sayang di masa kecil sering kali mengembangkan kesulitan dalam mempercayai niat baik orang lain. Mereka mungkin selalu merasa waspada dan curiga, bahkan terhadap orang terdekat sekalipun. Pengalaman di masa lalu membuat mereka sulit membuka diri karena takut akan pengabaian atau kekecewaan.
2. Kerap Mencari Validasi Eksternal
Kebutuhan akan pengakuan dan validasi dari luar diri menjadi sangat menonjol. Mereka mungkin terus-menerus mencari pujian, persetujuan, atau perhatian dari orang lain untuk merasa berharga. Perasaan tidak cukup di masa kecil membuat mereka haus akan konfirmasi dari lingkungan.
3. Takut Ditinggalkan (Abandonment Issues)
Rasa takut ditinggalkan adalah salah satu ciri paling umum. Mereka akan melakukan apa pun untuk menjaga hubungan, bahkan jika hubungan itu tidak sehat. Kecemasan akan kesendirian atau penolakan sangat dominan, sering kali mengarah pada perilaku people-pleasing.
4. Kesulitan Mengatur Emosi
Karena tidak belajar cara memproses emosi secara sehat di masa kecil, mereka mungkin kesulitan dalam mengelola perasaan marah, sedih, atau frustrasi. Emosi bisa meledak-ledak atau justru ditekan sepenuhnya, yang berdampak pada kesehatan mental dan hubungan interpersonal.
5. Memiliki Hubungan yang Tidak Sehat
Masa lalu yang penuh kekurangan kasih sayang bisa membuat mereka terjebak dalam pola hubungan yang tidak sehat. Ini bisa berupa ketergantungan emosional yang berlebihan, memilih pasangan yang abusive, atau terus-menerus menarik diri dari kedekatan intim karena rasa takut.
6. Rendah Diri dan Kurang Percaya Diri
Minimnya afirmasi dan cinta di masa kecil sering kali mengikis harga diri. Mereka cenderung merasa tidak pantas dicintai atau tidak cukup baik, yang memengaruhi keberanian mereka untuk mengambil risiko atau mengejar impian.
7. Cenderung Menarik Diri atau Menyendiri
Beberapa orang justru memilih untuk menarik diri dari interaksi sosial sebagai mekanisme pertahanan. Mereka mungkin merasa lelah dengan upaya mencari validasi atau takut terluka, sehingga memilih kesendirian sebagai zona aman mereka.
Memahami perilaku-perilaku ini dapat menjadi langkah awal untuk menyembuhkan luka masa lalu dan membangun hubungan yang lebih sehat di masa depan.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan ciri-ciri ini, mencari dukungan dari profesional psikologi bisa menjadi langkah yang sangat membantu. (*/tur)




