BeritaKuala PembuangPEMKAB SERUYANPOLITIKA

Tensi Memanas Jelang Musda V Golkar Seruyan 2026: Bupati, Wakil Ketua DPRD, dan Legislator Berebut Kursi Ketua

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Suhu politik internal Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Seruyan mulai menunjukkan eskalasi yang menghangat. Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V yang dijadwalkan bergulir pada akhir Juni 2026, sejumlah figur kuat mulai terang-terangan menunjukkan kesiapan memperebutkan kursi ketua definitif untuk masa bakti 2026–2030.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Seruyan, H. Guntur H.A.A., mengonfirmasi bahwa jika tidak ada perubahan jadwal, Musda V Partai Golkar Seruyan akan resmi digelar pada 28 Juni 2026.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

“Musda kali ini mengusung tema ‘Memperkuat Konsolidasi Organisasi, Membangun Solidaritas Kader, Menuju Golkar Seruyan yang Maju, Mandiri, dan Menang’,” kata Guntur saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Segitiga Emas: Tiga Kader Terbaik Berebut Nahkoda

Tidak main-main, bursa pencalonan Ketua DPD Golkar Seruyan kali ini diisi oleh deretan figur kelas berat yang memiliki rekam jejak mumpuni, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif daerah. H. Guntur membeberkan ada tiga nama kandidat terkuat yang muncul ke permukaan:

  1. Ahmad Selanorwanda, SE., M.Si. – Figur kuat dari unsur eksekutif yang saat ini menjabat sebagai Bupati Seruyan.

  2. Harsandi, ST., MM. – Kader senior Beringin yang kini menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua I DPRD Seruyan.

  3. H. Bambang Yantoko – Politisi senior dan anggota DPRD Seruyan yang dikenal memiliki basis massa akar rumput yang solid.

Ketiga kandidat ini dinilai sebagai kader-kader terbaik Golkar Seruyan saat ini, sehingga persaingan diprediksi akan berjalan sangat ketat namun tetap dinamis.

Peta Suara dan Syarat Minimal Dukungan 30 Persen

Untuk dapat melenggang resmi sebagai calon ketua dalam Musda V nanti, setiap kandidat harus melewati fase verifikasi administrasi dukungan yang cukup ketat. Guntur menjelaskan, total terdapat 16 hak suara yang akan diperebutkan di arena Musda, dengan rincian sebagai berikut:

  • 10 Suara: Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Kabupaten Seruyan.

  • 5 Suara: Organisasi sayap, pendiri, dan yang didirikan (AMPG, KPPG, dll).

  • 1 Suara: DPD I Golkar Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Bagi calon yang akan maju pada Musda Golkar ini, syarat utamanya adalah wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen suara atau setara dengan 5 surat dukungan tertulis,” tegas Guntur.

Harsandi Nyatakan Siap Tempur: Bermodal Pengalaman Struktural dan Legislatif

Salah satu kandidat yang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk bertarung di arena Musda adalah Harsandi, ST., MM. Bermodal pengalamannya di internal partai dan parlemen, ia optimistis mampu menakhodai Golkar Seruyan ke depan.

“Sebagai kader partai Golkar tentunya harus siap selalu untuk maju di Musda Golkar Seruyan ini,” ujar Harsandi mantap.

Ia menilai, portofolionya yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar Seruyan sekaligus anggota legislatif yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Seruyan, menjadi modal penting untuk memahami arah operasional organisasi. Menurutnya, pemahaman mendalam ini krusial demi menjaga soliditas internal serta memastikan roda program kerja partai berjalan tanpa hambatan.

Momentum Penyegaran dan Strategi Kemenangan

Selain agenda utama memilih ketua definitif yang baru, Musda V ini juga diproyeksikan menjadi momentum krusial untuk konsolidasi total dan penyegaran struktur organisasi pasca-pemilu. Melalui sub-tema resmi, Golkar Seruyan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas kader serta membangun sinergi politik yang kuat demi mewujudkan kemenangan partai dalam agenda-agenda politik strategis ke depan, sekaligus mengawal pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan. (rof)

Related Articles

Back to top button