
Varian Delta Hanya Membutuhkan Beberapa Minggu
Teknologi mRNA menurut Tureci bertindak mirip dengan teknologi platform yang menjaga stabilitas komposisinya meskipun harus mengubah urutan kode yang terkandung dalam vaksin Covid-19. Ia menambahkan bahwa pembuatan vaksin khusus varian Delta tidak memerlukan langkah tambahan dan rumit, menggunakan prosedur yang sama dengan apa adanya.
“Mengembangkan vaksin varian Delta hanya membutuhkan waktu be berapa minggu,” kata Ugur Sahin yang merupakan suami Tureci seperti di lansir Science Times.
Ia mengatakan bahwa dengan urutan yang ada. Pembuatan vaksin Covid-19 yang menargetkan varian Delta hanya akan melalui proses selama empat minggu atau kurang.
Dengan urutan dan teknologi mRNA yang tepat, para peneliti akan lebih mudah menganalisis dan memproduksi vaksin. Di bandingkan dengan sebelumnya, yang memakan waktu empat tahun.
CEO BioNTech itu mengatakan dalam laporannya bahwa segala sesuatu mengenai vaksin untuk melawan varian Delta akan jauh lebih mudah. Mempertimbangkan teknologi yang tersedia, ia mengatakan bahwa perusahaan dapat mengirimkan vaksin hanya dalam 100 hari atau kurang dari itu.
Setiap proses akan memakan waktu yang lebih singkat, termasuk uji lab, BioNTech dan Pfizer menemukan dalam penelitian mereka sebelumnya bahwa perlindungan terhadap varian Delta jauh lebih efektif. Jika seseorang di vaksinasi dengan suntikan ketiga. Meski berpotensi semua akan dapat dosis ketiga, para kritikus dan pakar lainnya meragukan solusi tersebut.(tur)



