Warga Terlelap, Api Tiba-tiba Hanguskan Barak dan Gedung Walet di Desa Samba Danum

KASONGAN, Kalteng.co-Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Samba Danum, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada Senin (23/3/2026) dini hari.
Insiden yang terjadi saat warga terlelap ini menghanguskan satu unit barak tiga pintu dan sebuah gedung walet.
Kronologi Kejadian di Dini Hari
Kebakaran dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 04.00 WIB. Titik api diketahui berasal dari area Jalan Merdeka RT 007. Camat Katingan Tengah, Purwoko, mengonfirmasi bahwa api pertama kali muncul dari salah satu kamar di barak milik Haji Budi.
“Dugaan sementara, api muncul akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu kamar barak,” ujar Purwoko saat dikonfirmasi.
Mengingat material bangunan yang sebagian besar terdiri dari bahan mudah terbakar, api dengan sangat cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya, termasuk satu unit gedung walet yang berada di dekat lokasi awal api.
Upaya Pemadaman dan Sinergi Tim Gabungan
Proses pemadaman berlangsung dramatis dengan melibatkan berbagai unsur guna mencegah api merembet ke area pemukiman yang lebih luas. Berdasarkan data lapangan, berikut adalah kekuatan armada yang dikerahkan:
“Berkat sinergi antara petugas pemadam kebakaran dan bantuan mesin milik warga setempat, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” tambah Purwoko.
Dampak dan Kerugian
Meskipun kerusakan bangunan dilaporkan cukup berat, kabar baiknya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini, pihak berwenang masih fokus pada beberapa hal pasca-kejadian:
Pendataan Kerugian: Tim di lapangan sedang menginventarisasi total kerugian materiil yang diderita pemilik barak dan gedung walet.
Olah TKP: Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Imbauan Keselamatan: Masyarakat diminta untuk rutin melakukan pengecekan kabel dan instalasi listrik yang sudah tua atau tidak sesuai standar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa,” tutup Purwoko. (eri)



