SMAN 2 Kasongan Jadi Pilot Project Sekolah Bebas Kekerasan! Satpol PP Katingan Pimpin Sosialisasi
KASONGAN, Kalteng.co-Isu kekerasan di lingkungan pendidikan masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Dalam upaya proaktif menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan inklusif, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Katingan mengambil langkah nyata melalui kegiatan sosialisasi komprehensif.
Kegiatan yang bertajuk “Pengembangan Manajemen dan Ekosistem dalam Mewujudkan Sekolah Aman Tanpa Kekerasan” ini, dilaksanakan di SMAN 2 Kasongan pada hari Jumat (7/11/2025).
Inisiatif ini merupakan bagian penting dari komitmen Pemerintah Daerah Katingan untuk menjamin tumbuh kembang optimal para pelajar di wilayah tersebut.
👥 Libatkan Seluruh Elemen Sekolah untuk Pencegahan
Sosialisasi ini tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga melibatkan seluruh elemen penting sekolah, termasuk para tenaga pendidik dan staf. Tujuannya adalah membangun pemahaman yang komprehensif dan kolektif mengenai bahaya, dampak negatif, serta konsekuensi hukum dari segala bentuk kekerasan.
Acara penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan Damkar Kabupaten Katingan, Bapak Wahiman. Tim dari Satpol PP dan Damkar Katingan turut hadir untuk memberikan materi, membuka sesi diskusi, dan berbagi pengalaman.
🎤 Materi Kunci: Dampak dan Aspek Hukum Kekerasan
Sesi dibuka oleh Ketua Panitia, Achmad Iswan, yang juga bertindak sebagai pemateri pertama. Ia membawakan topik krusial mengenai dampak kekerasan dalam satuan pendidikan.
Dalam paparannya, Achmad Iswan menekankan pentingnya peran aktif seluruh komponen sekolah, mulai dari guru, staf, hingga siswa, sebagai garda terdepan dalam mencegah terjadinya insiden kekerasan di area sekolah. Pencegahan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat keamanan.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, Bapak Wahiman, yang membahas tema yang lebih mendalam: pandangan hukum dalam kekerasan di satuan pendidikan.
Wahiman secara lugas menguraikan aspek-aspek hukum terkait tindakan kekerasan di sekolah, termasuk konsekuensi dan sanksi yang dapat ditimbulkan. Hal ini disampaikan sebagai bentuk peringatan tegas akan perlindungan hukum yang melekat pada setiap individu di lingkungan pendidikan.
âś… Target Utama: Sekolah Aman, Nyaman, dan Inklusif
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Katingan memiliki harapan besar dari terlaksananya kegiatan ini.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Katingan berharap dapat menanamkan kesadaran kolektif untuk mewujudkan ekosistem sekolah yang benar-benar aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” ujar Wahiman.
Penekanan diberikan pada pencegahan kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis. Tujuan akhirnya adalah menjamin lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal bagi seluruh pelajar di Kabupaten Katingan.
Inisiatif proaktif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan yang mendukung keselamatan dan kualitas pendidikan.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus digalakkan di sekolah-sekolah lain untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang terlindungi dan berprestasi. (eri)




