BeritaKALTENGNASIONALPalangka Raya

Reses DPRD Kalteng di Jekan Raya, Faridawaty Darland Atjeh Terima Usulan Perbaikan Jalan Keranggan XVI

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kegiatan reses perseorangan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), di Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya belum lama ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur jalan lingkungan.

Dalam agenda tersebut, salah satu usulan yang mengemuka berasal dari warga Jalan Keranggan XVI yang mengharapkan adanya perbaikan jalan di kawasan mereka. Kondisi jalan yang dinilai belum memadai menjadi perhatian utama karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Perwakilan warga, Fitria, menyampaikan bahwa masyarakat setempat telah menunjukkan komitmen dengan melakukan gotong royong serta menyusun proposal pengajuan perbaikan jalan secara mandiri.

“Kami bersama warga Jalan Keranggan XVI telah menyusun proposal sebagai bentuk keseriusan dalam mengusulkan perbaikan jalan, mengingat kondisi saat ini sangat membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi jalan yang kurang layak tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama pada saat musim hujan.

Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap usulan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui dukungan legislatif.

Menanggapi aspirasi tersebut, Faridawaty Darland Atjeh menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat yang diterima dalam kegiatan reses akan dicatat dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan merupakan salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan, termasuk usulan perbaikan Jalan Keranggan XVI, agar dapat diperjuangkan masuk dalam program pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa reses merupakan momentum strategis bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi serta memastikan program pembangunan yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif warga yang telah bergotong royong menyusun proposal sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan di lingkungan mereka.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, diharapkan berbagai persoalan di lingkungan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara tepat. (pra)

Related Articles

Back to top button