KUD Tani Subur Salah Satu Koperasi Go Digital di Kalteng

PALANGKA RAYA kalteng.co -Kesuksesan Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Subur yang dibentuk pada 29 Desember 1984, oleh Kantor Wilayah Koperasi Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Badan Hukum Nomor 859/BH/XIX, dapat menjadi contoh bagi perkembangan koperasi lain yang ada di Kalteng.
Pasalnya, awal bediri usaha koperasi ini adalah simpan pinjam, sarana produksi, pengolahan dan pemasaran. Seiring dengan perkembangan zaman dan peningkatan usahanya, jumlah anggota yang dulunya hanya puluhan orang, meningkat pesat. Kini, sampai dengan Tahun 2020 jumlah anggota KUD Tani Subur yang terletak di Jalan A Yani Km 50 Desa Pangkalan Tiga Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng tersebut berjumlah 1,639 orang.
Menurut Kadis Diskop dan UKM Kalteng, Ati Mulyati SE, untuk terus mengembangkan usaha, KUD Tani Subur menjalankan beberapa divisi atau bidang usaha. Yaitu Divisi Peternakan, Divisi Perkebunan, Divisi Toserba, Divisi Agrowisata, Divisi Pengadaan Barang dan Gudang, Divisi Simpan Pinjam, Divisi Sertifikasi, Divisi Pemasaran, Divisi Jual Beli TBS Sawit.
“KUD Tani Subur adalah salah satu koperasi yang pertama di Kalteng mengembangkan peternakan dan perkebunan dengan sistem sapi-sawit terintegrasi atau integrasi tanaman dan ternak sapi,” ucap Ati.
Lanjut Ati, sejalan dengan perkembangan kemajuan tekhnologi digital, untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja KUD, Ketua KUD Tani Subur Sutiyana memagangkan semua pengelola divisi ke Pulau Jawa. Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan penguasaan tekhnologi digital yang selalu mengalami kemajuan dan peningkatan.
“Contoh, saat pelaksanaan RAT pengurus dan anggota cukup menggunakan aplikasi zoom meeting. Anggota tidak perlu datang langsung, apalagi saat pandemi Covid-19,” bebernya.
Menurut dia, saat membayar kewajiban dan angsuran bulannya, sekarang anggota cukup mengirimkan data dan dokumen melalui sistem aplikasi ke pengelola KUD. Jadi tidak harus langsung datang ke kantor. Begitu juga dengan sistem laporan dan pembukuan serta perkembangan usaha KUD. Setiap saat semua anggota dapat mengetahui, karena ada sistem aplikasi digital yang sudah diterapkan KUD Tani Subur.
“Salah satu wujud perhatian KUD Tani Subur terutama terhadap anggota dan keluarganya, adalah dengan adanya program dana CSR untuk pendidikan dari PAUD sampai SMP, kesehatan hingga keagamaan,” tambahnya.
Berbagai penghargaan pun diperoleh KUD Tani Subur selama ini, baik penghargaan tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, KUD Tani Subur selalu melaksanakan kewajiban utamanya sebagai koperasi yang sehat dan taat aturan, yakni melaksanakan RAT tiap tahun.
“Ada banyak lagi penghargaan dan prestasi yang didapatkan KUD Tani Subur. Ini suatu kebanggaan bagi Kalteng, karena KUD Tani Subur bisa mengharumkan nama daerah Kalteng, karena keberhasilannya mengembangkan usahanya dan terus meningkat. Baik dari segi usaha, permodalan, pendidikan anggotanya dan masyarakat sekitarnya serta omzetnya yang terus meningkat,” ujarnya. (kom/b10/ktk/uut/aza)



