Hukum Dan Kriminal

Diduga Pelaku OGDJ, Pelaku Penusukan dan Pembunuhan di Atas Kapal KM Awu

“Kami tentunya akan melakukan penanganan baik korban maupun yang meninggal dunia melalui asuransi. Kami serahkan proses ini ke kepolisian yang menangani,” ujarnya.

Sementara itu melalui rilis resmi Nahkoda Kapal KM Awu Capt Indra Prasetiawan menuturkan, pada saat kejadian kejadian ini terjadi pada posisi 03° 46,1’S / 111° 42,3′ E Laut Jawa. Pelaku Sipriano Mario Docarmo melakukan pembacokan kepada penumpang yang ada disekitarnya.

Usai terjadi aksi tersebut komandan satpam melaporkan ke Anjungan bahwa telah terjadi pembacokkan oleh penumpang di dek empat belakang sebelah kanan. Entah kenapa pelaku tiba tiba mengamuk  tanpa sebab.

Kemudian dilakukan pengecekkan di lokasi terdapat lima korban yang terdiri dari dua  perempuan dan tiga laki laki. Usai aksi tersebut anjungan berkoordinasi kepada seluruh ABK untuk standby dan melakukan pengejaran kepada pelaku yang melarikan diri ke dek empat  belakang. Pelaku membawa sebuah parang dan sebuah belati.

“Kami melakukan negosiasi agar mau menyerahkan  diri ternyata tidak mau menyerah. Selang berapa lama akhirnya pelaku dapat dilumpuhkan dan saat bersamaan massa atau penumpang langsung menghakimi pelaku dengan segala macam benda yang dibawa,” ucapnya.

Pihaknya tidak bisa mencegah massa atau penumpang untuk menyelamatkan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke kamar ex kelas no. 5011 untuk diamankan dan dirawat. Pada pukul 19:02 WIB Petugas Kesehatan Kapal mengecek kondisi pelaku, setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan pelaku meninggal dunia.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kabag Ops AKP Rendra Adhitya Dhani yang datang ke rumah membenarkan kejadian ini. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebabnya. Nantinya apabila sudah ditemukan akan disampaikan kepada publik. Informasi yang didapat adanya konflik terkait masalah rebutan tempat tidur masih didalami.

“Kami masih dalami penyebab kejadian yang menyebabkan dua orang tewas. Tim masih memeriksa beberapa saksi termasuk korban dan mengecek CCTV dalam kapal,” imbuhnya.(son)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button