Hukum Dan Kriminal

Duo Wanita di Lamandau Berbisnis Narkoba

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Duo wanita di Kabupaten Lamandau bisnis narkoba. Hal ini terungkap setelah jajaran Satresnarkoba Polres Lamandau berhasil membongkar kedok keduanya.

Adapun wanita yang diringkus oleh aparat kepolisian, yakni GA (42) dan TS (40). Mereka diamankan di Jalan Trans Kalimantan Km 18, Desa Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (20/12/2022) lalu.

Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat. Kedua pelaku ini disinyalir terlibat dalam peredaran narkotika.

“Ketika dilakukan penyelidikan, keduanya saat itu hendak melintas menggunakan satu unit mobil yang melintas dan membawa narkotika jenis sabu,” katanya.

Lanjutnya, setelah dinyatakan akurat bahwa pengemudi dan penumpang itu pelakunya, pihaknya segera melakukan penangkapan.

Dari hasil penggeledahan, pihaknya  menemukan barang bukti berupa dua paket sabu seberat 190,41 gram dan satu set lengkap perlengkapan alat isap sabu, yang disimpan di lantai mobil bagian tengah.

“Keduanya ini merupakan seorang kurir yang diperintah untuk mengantarkan barang tersebut kepada pembelinya,” urainya.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan keduanya, pelaku mengambil sabu dari  Pontianak, Kalimantan Barat, untuk kemudian dibawa ke Kabupaten Seruyan.

“Jadi mereka ini mengaku disuruh dua pria yang saat ini dalam pencarian kami,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 Milyar.

“Atas pengungkapan sabu tersebut, kami berhasil menyelamatkan kurang lebih 200 jiwa manusia dari dampak penggunaan narkoba, dengan asumsi per orang mengkonsumsi sebanyak 1 gram per hari atau kalau diuangkan kurang lebih Rp 300 juta,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button