Hukum Dan Kriminal

Tiga Bulan Tinggal di Barak, Tukang Pijat di Manyar Diduga Tewas Karena Sakit

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tiga bulan tinggal di barak, tukang pijat di Jalan Manyar diduga tewas karena sakit. Sebagaimana yang terlihat di dalam rumah korban, dimana ditemukan banyak obat-obatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Jalan Manyar Raya, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya dikejutkan dengan ditemukannya Slamet Riyadi dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (25/2/2023) malam.

Pria berusia 47 tahun itu pertama kali ditemukan warga sekitar. Lelaki asal Lampung ini ditemukan tewas dengan kondisi tubuh telah terbujur kaku di dalam barak yang disewanya.

Ketua RT 05/RW 12, Zainuri mengungkapkan, Korban tinggal dalam barak seorang diri. Perkiraaan sudah sekitar tiga sampai empat bulan menetap.

“Pada awalnya sekitar pukul 21.00 WIB, saya dapat informasi dari masyarakat mengenai penemuan warga yang meninggal dunia ini. Kemudian saya teruskan kabar tersebut ke Ketua RW XII dan Lurah Bukit Tunggal,” katanya kepada awak media di lokasi kejadian.

Lanjutnya, lalu ia segera bergegas  mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di TKP, kondisi korban memang telah dalam keadaan meninggal dunia.

“Saat itu saya menanyakan kepada anak-anak yang sering bermain di sekitar barak ini, kemungkinan korban ini meninggal dunia setelah maghrib. Pasalnya terlihat jika lampu barak sempat dihidupkan oleh korban,” urainya.

Menurutnya, pada awalnya anak-anak yang sering main ke barak korban ini melihat posisi korban dalam keadaan tengkurap. Hanya anak-anak tidak berani mengangkat pada saat itu, kemudian mereka kembali pulang ke rumah masing-masing.

“Kemudian pada sekitar pukul 20.00 WIB, mereka kembali ke situ dan mendapati korban masih dalam posisi yang sama. Anak-anak ketika itu langsung membalik tubuh korban yang ternyata sudah kaku seperti itu,” tukasnya.

Dijelaskannya, kalau dilihat dalam baraknya banyak terdapat obat-obatan, kemungkinan korban ini meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya selama ini.

“Sepertinya karena sakit. Pasalnya banyak obat di dalam baraknya dan ketika itu makanan yang dimakannya pun sempat dihabiskan,” pungkasnya. (oiq)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button