Hukum Dan Kriminal

Usai Dibunuh, Perhiasan Bue Lodoy Dirampas dan Dijual

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Usai dibunuh, perhiasan Bue Lodoy dirampas dan dijual. Masing-masing dari tiga pelaku pembunuhan terhadap lansia berusia 74 tahun mendapatkan pembagian secara merata.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, pemilik nama Lodoy Tamus itu kehilangan uang sebesar Rp3 juta dan satu buah kalung emas, serta satu buah cincin emas.

Sebagaimana yang pernah diberitakan sebelumnya, pembunuhan berencana ini nekat dilakukan oleh Herlina alias Lina (27), Mustika Rahayu alias Rama  (27) dan Triwati Lestari alias Ajo (26).

Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Faisal F Napitulu mengatakan, barang-barang dan perhiasan yang ada di tubuh korban diambil  ketiga pelaku usai mengeksekusi dan membuang jasad korban.

“Hasil penjualan emas Rp45 juta dari hasil mengambil barang-barang milik korban, para pelaku mendapat bagian masing-masing untuk uang sebesar Rp. 800 ribu per orang dan penjualan emas masing-masing sebesar Rp. 15 juta per orang,” katanya, Rabu (21/6/2023).

Menurutnya, hasil penjualan perhiasan emas dan sejumlah uang yang ada di tubuh korban dipergunakan para pelaku ini keperluannya masing-masing seperti untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sebagian juga digunakan untuk membayar rental mobil yang digunakan mereka untuk melancarkan aksi pembunuhan tersebut,” ucap perwira polisi dengan tiga melati emas di pundaknya itu.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni uang sebanyak Rp 10,7 juta, handphone Merk Vivo, tas hitam merk Mokamola, dua handphone Merk Iphone 11 Pro Max, Kotak Handphone Merk iphone 11 Pro Max.

Kemudian 2 cincin emas seberat 6 gram, tali nilon biru, 1 buah palu merk Camel 250 G warna oranye hitam, satu unit mobil Avanza merah maron KH 1747 AO atas Nama Pemilik Agus Setiawan. (oiq)

Related Articles

Back to top button