Warga Gang Sari 45 Tewas Usai Pecahkan Kaca

“Tetapi usaha kami tidak berhasil, karena keluarga korban menolak dengan alasan jenazah akan segera dimakamkan,” urainya.
Sementara itu, istri korban, Awaliyah (37) mengungkapkan, kejadian itu sekitar pukul 16.00 WIB. Dimana suaminya ketika itu baru saja pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.
“Sempat mengamuk-ngamuk. Tahu-tahunya dia (suaminya, Red) memecahkan kaca barak dan terluka pada bagian tangan sebelah kanan hingga hampir putus,” jelasnya.
Disebutkannya, pada saat peristiwa itu berlangsung ia tidak mengetahui persis bagaimana. Karena ia ketika itu sedang berada di dapur. Setelah mendengar ada suara pecahan kaca ia langsung mengecek dan melihat suami bersimbah darah.
“Sudah saya tawarin untuk pergi ke rumah sakit tapi tetap aja tidak mau. Suami saya meninggal sekitat pukul 21.00 WIB. Diduga karena kehabisan darah akibat luka dilengannya itu,” pungkasnya. (oiq)



