Perkuat Kesiapsiagaan, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke BPBD DIY

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan peninjauan langsung ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), belum lama ini. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem mitigasi dan penanganan bencana di Bumi Tambun Bungai.
Rombongan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalteng, H. Sugiyarto, bersama sejumlah anggota dewan lainnya. Dalam kunjungan itu, mereka melihat secara langsung sistem pemantauan bencana berbasis teknologi yang diterapkan BPBD DIY, mulai dari pengolahan data lapangan, sistem peringatan dini hingga mekanisme penyebaran informasi kepada masyarakat.
Sugiyarto mengapresiasi kesiapan Pusdalops BPBD DIY yang beroperasi selama 24 jam penuh dalam memantau berbagai potensi bencana geologi maupun hidrometeorologi. Menurutnya, kecepatan dan akurasi informasi menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko bencana.
“Kecepatan data adalah kunci dalam menyelamatkan nyawa. Kami ingin melihat bagaimana sistem di Pusdalops DIY ini dapat kami adaptasi di Kalimantan Tengah, terutama untuk memperkuat pantauan hotspot karhutla dan potensi banjir besar secara real-time,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menilai, sistem Early Warning System (EWS) yang dimiliki BPBD DIY sangat baik karena mampu menyebarkan informasi secara cepat hingga ke tingkat masyarakat melalui jaringan radio komunikasi maupun platform digital.
Melalui kunjungan tersebut, Komisi III DPRD Kalteng berharap penguatan infrastruktur digital di lingkungan BPBD Kalteng dapat terus ditingkatkan. Integrasi data yang optimal diyakini akan membantu pemerintah daerah dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur saat terjadi kondisi darurat.
Dengan sistem pengendalian operasi yang lebih modern dan responsif, diharapkan upaya perlindungan masyarakat dari ancaman karhutla maupun banjir di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih maksimal. (bam)



