Pertanian Tedampak Banjir, Pemerintah Siapkan Program Penanggulangan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Lahan pertanian tedampak banjir, Pemerintah siapkan program penanggulangan. Sebagaimana diketahui, bahwa dalam beberapa waktu lalu sejumlah wilayah yang berada Kota Palangka Raya sempat tergenang oleh banjir.
Tidak hanya pemukiman masyarakat saja yang terendam oleh banjir, namun dampak dari meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan ini juga berimbas ke lahan pertanian milik sejumlah kelompok tani yang berada di Kota Cantik ini. Tidak sedikit dari ada yang gagal panen dan mengalami kerugian.

Menyikapi hal tersebut Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengungkapkan, untuk upaya menanggulangi kejadian itu, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan beberapa program bantuan untuk membantu para petani.
“Kami telah menyiapkan beberapa program untuk menanggulangi kejadian itu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya termasuk dengan siklus-siklus penanaman,” katanya, Rabu (12/10/22) siang.
Dikatakannya, Pemko telah melakukan upaya-upaya untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat salah satunya beras dengan berkoordinasi bersama distributor dari kabupaten atau wilayah tetangga.
“Kita juga telah mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR), untuk program revitalisasi pasca banjir di Kelurahan Sabangau,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Renson mengatakan, jika lahan pertanian yang terdampak banjir di Kota Palangka Raya belum memberikan pengaruh signifikan terhadap ketersediaan bahan pangan masyarakat.
“Dampaknya tidak terlalu berpengaruh. Ada sebagian petani sayur yang melakukan panen lebih awal. Jadi gagal panen dapat diantisipasi oleh sebagian petani lainnya,” bebernya.
Dijelaskannya, dalam hal ini Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus berupaya mencarikan solusi terhadap permasalahan banjir berulang di lahan pertanian di kota setempat.
“Kami akan terus bersinergi bersama pihak instansi terkait lainnya untuk menanggulangi permasalahan ini,” tandasnya. (oiq)



