EKSEKUTIFPEMKAB BARITO SELATAN

Wabup Barsel Tekankan Validasi Dapodik

MUARA TEWEH,Kalteng.co – Pelaksanaan perbaikan jalan akses hauling batu bara di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, menuai sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Barito Utara. Anggota DPRD, Parmana Setiawan, menilai terdapat kesenjangan antara arahan pemerintah daerah dan realisasi pekerjaan di lapangan.

“Arahan yang diberikan adalah perbaikan dengan konstruksi rigid atau beton agar memiliki ketahanan optimal. Namun, implementasi yang kami lihat saat ini baru sebatas perkerasan agregat,” ujar Parmana Setiawan, Rabu (22/1). Kondisi tersebut dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan maupun kebutuhan riil wilayah setempat.

Parmana menegaskan, ruas jalan tersebut merupakan akses bersama yang dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan, termasuk PT BBN dan PT Batara Perkasa. Ia menekankan prinsip keadilan dan gotong royong, agar semua pihak duduk bersama menyusun skema pembagian tanggung jawab perbaikan secara kolaboratif.

“Komunikasi dan kemitraan antarperusahaan adalah kunci. Jika satu pihak memiliki keterbatasan peralatan, dapat disinergikan dengan perusahaan lain. Intinya, tanggung jawab kolektif harus diutamakan demi kepentingan bersama dan kelancaran distribusi,” pungkas Parmana. (hms)

Related Articles

Back to top button