LEGISLATIF

Setelah Tewang Tampang, Anggota DPR RI Sigit Karyawan Yunianto Lanjutkan Reses di Desa Mendawai

KATINGAN, Kalteng.co – Usai menyerap aspirasi warga di Desa Tewang Tampang, Kecamatan Tasik Payawan, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto (SKY), melanjutkan agenda resesnya di Desa Mendawai, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, pada Selasa sore (17/12/2024).

Perjalanan menuju desa ini juga tak kalah menantang, dengan akses jalan yang sulit dan kondisi medan yang cukup berat. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Anggota Komisi XII DPR RI ini untuk terus menjalin dialog dengan masyarakat.

“Medan yang sulit tidak menjadi alasan untuk berhenti. Justru di wilayah-wilayah dengan akses terbatas seperti ini, perhatian dan kehadiran kita sebagai wakil rakyat sangat dibutuhkan,” ungkap Sigit saat tiba di Desa Mendawai.

Sigit disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat yang telah menanti untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Mendawai mengungkapkan sejumlah permasalahan yang dihadapi, seperti kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan wilayah lain, penyediaan jaringan listrik yang stabil, serta pengembangan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

“Akses jalan yang baik sangat penting bagi kami untuk mengangkut hasil pertanian dan perikanan ke pasar. Selama ini, kami kesulitan karena kondisi jalan yang rusak parah, terutama saat musim hujan,” keluh seorang warga.

Selain itu, warga juga meminta perhatian terhadap perlunya pembangunan fasilitas air bersih yang memadai, mengingat akses terhadap sumber air bersih masih menjadi kendala di desa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sigit memastikan bahwa semua masukan akan ia bawa ke pusat untuk diperjuangkan. Ia menjelaskan, bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas dasar di wilayah pedesaan menjadi salah satu fokus utamanya di DPR RI.

“Saya memahami betul bahwa infrastruktur adalah kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Saya akan bekerja keras untuk memastikan aspirasi ini mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Selain mendengarkan aspirasi, Sigit juga memberikan arahan kepada warga untuk tetap menjaga semangat gotong royong dalam membangun desa. Ia menekankan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan reses di Desa Mendawai menjadi penutup dari agenda reses Sigit di Kabupaten Katingan hari itu. Meskipun melelahkan, Sigit mengaku senang dapat bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengar kebutuhan mereka secara langsung.

“Inilah makna sebenarnya dari reses, yaitu mendekatkan diri kepada masyarakat dan memastikan suara mereka didengar serta diperjuangkan,” kata Sigit.

Warga Desa Mendawai menyampaikan harapan besar kepada Sigit agar berbagai permasalahan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti. Mereka juga mengapresiasi kehadiran Sigit yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat di daerah terpencil.

Sigit berjanji akan terus mengawal aspirasi warga Katingan, baik dari Desa Tewang Tampang maupun Desa Mendawai, serta wilayah lain di Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Saya akan terus berupaya membawa perubahan nyata bagi masyarakat di Kalimantan Tengah. Aspirasi ini bukan hanya suara, tetapi juga amanah yang harus saya perjuangkan,” tutupnya.

Dengan agenda reses yang menyentuh langsung ke lapangan, Sigit Karyawan Yunianto membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button