Sosialisasi Program Kerja Forkom PAUD-SD Dibuka Kadisdik

Sosialisasi Program
POKJA : Kadisdik Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat didampingi Kabid Paud dan Dikmas Marce Nanyan, Mewakili Kabid SD Rudie, Korwil Bidang Pendidikan Kec.Selat MAS Muntoha dan Narasumber pada Sosialisasi Program Kerja Forum Komunikasi PAUD-SD se Kabupaten Kapuas, Selasa (12/10/2021).

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Sosialisasi program kerja Forkom PAUD-SD dibuka Kadisdik. Dinas Pendidikan Kapuas gencar melalukan Sosialisasi Program Kerja Forum Komunikasi PAUD-SD se Kabupaten Kapuas Kepala PAUD, SD dan Mitra Himpaudi dan IGTKI se Kabupaten Kapuas dan dibuka langsung oleh Kadsidik Dr. H. Suwarno Muriyat, Selasa (12/10/2021) di SDN 4 Selat Hilir

Sehari sebelumnya Kadisdik Kapuas juga membuka kegiatan sejenis namun namun beda sasaran sosialisasi yakni kepada Korwil Bidang Pendidikan 17 Kecamatan, Pengawas, Kepala PAUD dan SD di SDN 5 Selat Hilir.

H. Suwarno Muriyat dalam sambutannya menegaskan, sosialisasi ini bertujuan memberi pemahaman yang tepat pada pemangku kepentingan dan penyelenggaran pendidikan, sehingga dapat meningkatkan tercipta ekosistem pendidikan yang mendorong terjadinya transisi PAUD-SD yang baik secara spesifik.

Baca Juga:  Monitoring PTMT Wilayah Kapuas Hulu dan Mandau Talawang

“Forum Komunikasi (Forkom) PAUD-SD yang telah dibentuk akan memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan PAUD dan SD terutama di kelas rendah.
Kita juga patut bersyukur karena telah memiliki Peraturan Bupati Kapuas Nomor 53 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini Pra Sekolah Dasar,” tegas Kadisdik

Sebelumnya, Kabid Paud dan Dikmas Marce selaku Panitia Pelaksana melaporkan bahwa kedua kegiatan sosialsasi dengan sasaran peserta yang berbeda sebagai upaya untuk mensosialisasikan pentingnya program kesiapan bersekolah bagi pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Penyerapan DD dan ADD Disorot Bupati Kapuas

“Forkom PAUD-SD telah dibentuk sebagai wadah untuk berbagi informasi dan berkoordinasi antara perangkat sekolah di PAUD dan SD di bawah koordinasi Dinas Pendidikan tentang bagaimana menciptakan transisi yang baik dari PAUD ke SD,” terang Marce

Sosialisasi yang berlangsung dua hari dan dengan total jumlah peserta sebanyak 60 itu secara langsung (luring) namun sebelumnya dilakukan pemeriksaan rapid antigen Covid-19 oleh Puskesmas setempat sebagai upaya agar tidak terjadi klaster sosialiasi sekaligus upaya untuk menekan perkembangan wabah pandemic Covid-19. (hmsddk/alh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *