Dewan Harapkan Layanan Listrik Sampai Pelosok Gumas

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha

KUALA KURUN,kalteng.co-Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Binartha berharap agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa segera memperluas jaringan listrik untuk memberikan layanan hingga ke pelosok desa. ”Sekarang ini, belum semua desa/kelurahan di Kabupaten Gumas teraliri listrik. Tentu kami berharap ke depan, PLN bisa segera memperluas jaringan listrik ke desa/kelurahan yang belum teraliri listrik,” kata Binartha, Senin (13/9).

Dia menuturkan, pada akhir bulan Agustus 2021, layanan listrik dari PLN sudah masuk ke empat desa yang ada di Kecamatan Manuhing. Yakni Bereng Jun, Fajar Harapan, Belawan Mulya, dan Bangun Sari. Tentu hal ini merupakan kabar yang menggembirakan. ”Kami mengapresiasi PLN yang telah masuk di empat desa tadi, dan berharap PLN bisa segera memperluas jaringan listrik ke desa/kelurahan lain yang belum terlayani. Terlebih mengingat di Kabupaten Gumas terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan,” tuturnya.

Baca Juga:  PBS di Gumas Harus Ikut Bantu Perbaikan Jalan

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) II mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini mengakui, pada saat reses selalu menerima aspirasi masyarakat terkait layanan listrik PLN. Mereka mendambakan pelayanan listrik tersebut. ”Dengan keberadaan jaringan listrik di desa/ kelurahan, kami yakin itu akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” terang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan, program listrik diatur pada Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2009, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2006 dan PP Nomor 10 tahun 1989 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Listrik. ”Prioritas pembangunan jaringan listrik desa mempertimbangkan beberapa hal. Yakni kemudahan akses infrastruktur jalan, jumlah kepala keluarga (KK) di desa, kemampuan teknis jaringan listrik, dan ketersediaan anggaran PLN,” ujar dia.

Jaya menambahkan, adanya program listrik desa diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, daerah dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Adanya listrik di empat desa tadi, diharapkan akan menumbuhkan semangat kebersamaan dan sinergitas untuk membangun kelistrikan. Tidak hanya untuk desa di Kecamatan Manuhing saja, namun juga di kecamatan lain,” pungkasnya. (okt/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *