Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Anggota Fraksi Golkar di DPR Emanuel Melkiades Laka Lena dalam konferensi pers ‘Dua Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin’ di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/10).

JAKARTA-Partai Golkar menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 sejak awal pemerintahan dua tahun lalu.

Anggota Fraksi Golkar di DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi tantangan terbesar Jokowi-Ma’ruf di dua tahun masa kepemimpinan mereka.

Namun, melalui Kabinet Indonesia Maju, Jokowi berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Melki mengatakan, dibandingkan negara lain, kasus Covid-19 per satu juta penduduk di Indonesia tergolong rendah. Yakni, di angka 3,53 kasus dengan angka reproduksi kasus (Rt) sebesar 0,7. Menurut Melki, Indonesia bahkan telah melewati masa puncak kasus aktif Covid-19 yang terjadi pada 24 Juli 2021 dengan 574.135 kasus aktif.

“Sampai dengan 22 Oktober 2021 kasus aktif telah turun menjadi 15.594. Kasus meninggal karena Covid-19 telah terkendali,” tutur Melki dalam konferensi pers ‘Dua Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin’ di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/10).

Baca Juga:  ASEAN Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan Artificial Intelligence

Wakil Ketua Komisi IX DPR ini mengatakan, ketika mencapai puncak gelombang kedua pandemi Covid-19, ada lebih dari 2.000 kematian per hari. Namun angka tersebut berhasil dikendalikan menjadi 43 kematian per 21 Oktober 2021.

Selain mampu menurunkan kasus aktif dan kasus kematian akibat Covid-19, Golkar menilai Jokowi-Ma’ruf juga berhasil memberikan vaksinasi.

Baca Juga:  Akselerasi Transformasi Digital Yang Inofatif, Perlu Sinergitas Lintas Sektor

Tercatat, lebih dari 165 juta dosis Covid-19 telah diberikan dan hampir 50 persen dari target vaksinasi nasional. Kini tingkat vaksinasi harian dipercepat menjadi dua juta dosis per hari menggunakan vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Janssen.

“Bahkan menurut Indeks Pemulihan Covid-19 versi NIKKEI pada 30 September lalu menempatkan Indonesia di peringkat ke-54 atau yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar Melki.

Selanjutnya Melki mengatakan hal tersebut merupakan sebuah kemajuan mengingat pada 31 Juli peringkat Indonesia masih di 114, dan pada 31 Agustus peringkat Indonesia di 92.